Jumat, 10 April 2026

Kasus Korupsi

Pembangunannya Tetap Berlangsung, KPK Hati-hati Menangani Kasus Meikarta

Jumat, 19 Oktober 2018 18:07 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Komisi Pemerantasan Korupsi akan berhati-hati menangani kasus Meikarta.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, Jumat (19/10/2018)

Dikutip dari Kompas.com, Saut menyatakan itu karena kasus Meikarta menyangkut ekonomi masyarakat.

Diberitakan sebelumnya, proyek meikarta terlibat suap ke Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Dalam kasus itu, Bupati Bekasi dan Kepala Dinas yang terlibat dijanjikan oleh pengembang proyek Meikarta Rp13 miliar.

"Jadi nanti kami harus hati-hati dalam pengertian proyek itu lanjut atau tidak. Jangan lupa, itu pembangunan ekonomi, kebutuhan rumah itu cukup tinggi. Penyidik kami yang akan mempelajari," ujar Saut usai menghadiri acara di Magelang.

Saut enggan mengkomentari secara detail persoalan pembangunan proyek Meikarta yang tetap berjalan.

Saut mengatakan, KPK sedang mempelajari lebih detail soal kasus ini.

Baca: Kisah Yatimah, Warga Bandengan Kendal yang Dibacok Suami karena Foto Reuni

Menurut Saut, pembangunan fisik tetap berjalan karena menyangkut ekonomi masyarakat.

Saut juga menegaskan jika penyidik KPK tidak akan terburu-buru untk memberikan sebuah keputusan.

Sebelumnya, Kuasa Hukum PT Mahkota Sentosa Utama (PT MSU), Denny Indrayana, lewat keterangan tertulisnya menyatakan proses pembangunan Meikarta tetap berjalan.

Denny juga menegaskan jika proyek Meikarta berjalan beriringan dengan proses hukam yang dijalankan KPK.

Denny juga mengapresiasi pernyataan KPK tentang proses hukum yang berlangsung saai ini merupakan hal yang terpisah dari proses pembangunan Meikarta.

Denny mengatakan, PT MSU akan bertangung jawab dan terus berusaha memenuhi kewajiban-kewajiban perusahaan terkait pembangunan Meikarta.

(Tribun-video.com / Teta Dian Wijayanto)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menyangkut Ekonomi Masyarakat, KPK Hati-hati Tangani Kasus Meikarta"

TONTON JUGA:

Editor: Tri Hantoro
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved