Minggu, 10 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Pimpinan KPK 'Lepas Tangan' di Polemik Status Kabasarnas jadi Tersangka Suap, Disindir 2 Sosok Ini

Senin, 31 Juli 2023 11:34 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Aksi Ketua KPK, Firli Bahuri yang tak kunjung muncul ke publik saat polemik penetapan tersangka dugaan suap, Kabasarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi disorot.

Padahal, pimpinan KPK yang lain, yakni Johanis Tanak dan Alexander Mawarta sudah angkat bicara.

Karena polemik ini, dua sosok mantan penyidik KPK memberi tanggapan dan menyayangkan aksi Firli Bahuri yang terkesan lepas tangan dan justru memilih main badminton di Manado.

Dilansir dari Tribunnews pada Senin (31/7), dua sosok mantan penyidik ini adalah Herbert Nababan dan Novel Baswedan.

Baca: Ketua KPK Firli Bahuri Dianggap Cuci Tangan Kasus Kabasarnas Tersangka Korupsi, Salahkan Penyidik

Adapun, Herbert menyebut, Firli Bahuri lebih memilih meresmikan gedung bulu tangkis di Manado, Sulawesi Utara.

Menurutnya, aksi Firli itu seperti sedang melarikan diri dari tanggung jawab.

"Seperti yang beredar di media, Firli Bahuri seperti sedang melarikan diri dan tanggung jawabnya dengan bermain badminton," kata Herbert.

Sama seperti Herbert, Novel Baswedan menyebut bahwa Firli Bahuri adalah pimpinan yang tidak bertanggungjawab.

"Pimp KPK tdk tggjwb…Setiap kasus melalui proses yg detail bersama Pimp KPK & pejabat struktural KPK. Kok bisa2nya menyalahkan penyelidik/penyidik yg bekerja atas perintah Pimp KPK," tulis Novel.

Novel juga mempertanyakan, apa kapasitas Firli untuk lebih memilih bermain badminton di Manado.

Selain itu, ia juga mengkritik Firli yang menyalahkan pegawai KPK dalam kasus OTT Basarnas.

Baca: Disebut Semena-mena & Salahi Aturan, Firli Tegaskan Penetapan Tersangka Kabasarnas Libatkan TNI

Sebagai informasi, polemik ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Selasa (25/7).

Henri Alfiandi, sang Kabasarnas ini diamankan KPK karena diduga menerima suap dari beberapa proyek di Basarnas periode 2021-2023.

Bersama dengan anak buahnya, yakni Letkol Afri Budi Cahyanto, ia diduga menerima uang suap sebesar Rp88,3 miliar.

Uang tersebut diterima, agar beberapa perusahaan yang mengikuti lelang bisa dinyatakan sebagai pemenang tender proyek di Basarnas.

Namun, seiring berjalannya waktu, penetapan Kabasarnas sebagai tersangka menuai polemik antara pihak TNI dan KPK.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 2 Eks Penyidik KPK Semprot Firli Bahuri Main Badminton saat Polemik Status Tersangka Kabasarnas

Host: Nina Agustina
Vp: Dimas

# Firli Bahuri # Penyidik # Kabasarnas # KPK # Korupsi

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Ninaagustina
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #KPK   #Firli Bahuri   #Kabasarnas   #korupsi

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved