Tribunnews Update
Pemerintah Ukraina Sadar Serangan Balasannya Lamban, Alot Terobos Ladang Ranjau dan Pasukan Rusia
TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Pertahanan Ukraina, Oleksii Reznikov menyadari bahwa serangan balasannya lamban dan menemui banyak kendala.
Ia mengakui keunggulan pasukan Rusia.
Dikutip dari Tribunnews.com pada Rabu (26/7/2023), Menhan Ukraina menyebutkan ada beberapa faktor yang menyebabkan hasil yang kurang baik bagi Ukraina ini.
Termasuk masalah pertahanan udara.
Baca: Ukraina Akui Kehebatan Sistem Peperangan Elektronik Rusia, Mampu Lumpuhkan Drone Tanpa Menembak
“Ini masalah pertahanan udara. Ini adalah pertanyaan bahwa kami juga memiliki garis medan perang yang sangat panjang,” kata Oleksii Reznikov.
Ia mengaku sangat sulit untuk menerobos ladang ranjau Rusia yang luas di seberang front selatan.
Menhan Ukraina mengatakan, kendala yang dihadapi lantaran Rusia memiliki keunggulan udara di sebagian besar medan perang.
Disebutkan, mereka memiliki lebih banyak tentara.
Baca: Kehebatan Rudal Onyx, Senjata Tak Terbendung Andalan Rusia yang Mampu Serang Target hingga 800 Km
"Pasukan Ukraina menghadapi sejumlah besar musuh," tambahnya.
Kendati begitu, Kepala Kementerian Pertahanan Ukraina tidak khawatir dengan situasi di lapangan.
Ia menilai anggapan yang kurang tepat soal serangan balasan yang harus dilakukan dengan cepat.
Rupanya, tak hanya Menhan Ukraina, Juru Bicara Angkatan Udara Ukraina, Yury Ignat juga mengakui keunggulan sistem pertahanan udara Rusia.
Baca: GANAS, Rusia Tumpas Lebih dari 350 Tentara Ukraina hingga Serang Gereja Ortodoks Bersejarah
Dikatakan, Rusia menggunakan penanggulangan elektronik untuk menonaktifkan drone Ukraina.
Sehingga, Rusia tidak perlu melepaskan tembakan untuk menghalau drone musuh.
“Anda tidak perlu menembak jatuh drone dengan misil atau senjata. Anda cukup memaksanya untuk turun, mencegatnya dengan peperangan elektronik,” kata Yury Ignat, dikutip dari RT, Selasa (25/7/2023).
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ukraina Akui Rusia Unggul dalam Perang, Ladang Ranjau dan Kurang Senjata Jadi Halangan
(Tribun-Video.com/ Tribunnews.com)
VO: BIMA MAULANA
VP: Irvan
# Pemerintah Ukraina # Serangan Balasan # Lamban # Ladang Ranjau # pasukan rusia
Video Production: Irvan Nur Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Tak Gentar! China Lawan Kebijakan Tarif 50 Persen Trump, Siapkan Serangan Balasan Imbas Dituduh
Rabu, 15 April 2026
Tribun Video Update
Serangan Balasan Dahsyat Iran kepada AS-Israel, Lakukan Pembakaran Aset hingga Akibatkan Kehancuran
Senin, 6 April 2026
Tribun Video Update
Gelombang Ke-87 Iran Lakukan 4 'Operasi Cepat & Sukses', Targetkan Kediaman Rahasia Komandan AS
Selasa, 31 Maret 2026
Berita Terkini
Serangan Balasan Iran: Drone dan Rudal Sasar Basis Militer AS di Israel serta Negara-negara Teluk
Sabtu, 28 Maret 2026
Tribun Video Update
Gelombang Serangan Ke-75 Iran Sasar Persembunyian Musuh, IRGC: Tentara Zionis & AS dalam Pantauan
Senin, 23 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.