Jumat, 10 April 2026

Tribunnews Update

Bacaleg PDIP Terlanjur Babak Belur karena Dihajar Massa, Ternyata Warga Salah Paham

Jumat, 21 Juli 2023 20:16 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Nasib apes dialami oleh seorang pria berinisial SS di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

SS diamuk massa hingga babak belur dan mengalami luka parah gara-gara dituding memperkosa anak kandungnya sendiri.

Belakangan, ternyata kasus ini salah paham karena warga salah mengartikan maksud pernyataan anak korban.

Bantahan adanya tindak pemerkosaan ini disampaikan oleh kuasa hukum SS, Moh Tohri Azhari.

Baca: Viral Anggota DPRD DKI, Cinta Mega Main Game saat Rapat Paripurna, PDIP DKI: Sangat Tidak Etis!

Dilansir Tribunnews, Tohir menegaskan tindakan asusila tersebut sama sekali tak terjadi.

Menurut Tohri, kejadian nahas ini bermula ketika anak kedua SS mengatakan dirinya dirusak oleh sang ayah.

Maksud anak SS tersebut yakni kecewa lantaran keinginannya tak dituruti.

Hal ini pun yang menimbulkan kesalahpahaman warga karena mengira SS telah melecehkan anaknya.

Baca: Kata Pengamat soal Fenomena Kader PDIP Berbondong Dukung Prabowo, Kecewa Imbas Pengusungan Ganjar

"Ada keinginan dari anak ini yang ingin dibelikan, tapi berkali-kali dijanjikan tidak belikan, tidak pernah ditepati," ungkapnya, Rabu (19/7/2023)

"Mereka hanya pernah cerita saya ini sedang dirusak sama bapak saya, itu pengakuannya."

"Yang dirusak ini bukan berarti merusak harga dirinya," tandasnya.

Muncul kabar bahwa anak pertama korban diintimidasi oleh oknum tak dikenal.

Baca: Harta Kekayaan Cinta Mega, Kader PDIP yang Diduga Main Game Slot saat Rapat Paripurna

Oknum tersebut mengarahkan anak pertama korban untuk membuat laporan ke polisi.

Belum selesai laporan dibuat, massa lebih dulu mengeroyok SS hingga babak belur.

Adapun SS yang sedianya maju jadi caleg lewat PDI Perjuangan kini terpaksa mengubur keinginannya gara-gara dipecat oleh partainya.

Kasus penganiayaan terhadap SS oleh warga saat ini berlanjut ke Polda NTB.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin dalam keterangannya mengatakan, pihaknya sudah memeriksa saksi korban yakni SS sebanyak dua kali.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bacaleg di NTB Dianiaya Massa dan Dituding Rudapaksa Anak, Kuasa Hukum Sebut Warga Salah Paham

Host: Sisca Mawaski
Vp: Ni'am

# Bacaleg PDIP # babak belur # dihajar massa # salah paham # Nusa Tenggara Barat

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved