TRIBUNNEWS UPDATE
Korban Dipaksa Pulang Meski Luka Masih Basah seusai Ginjal Diambil Sindikat TPPO Internasional
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebanyak 122 WNI menjadi korban jual beli ginjal internasional yang bermarkas di Bekasi.
Satu ginjal korban dihargai sekira Rp 135 juta.
Namun korban dipaksa pulang ke Indonesia satu minggu setelah operasi, meski luka jahitan belum kering.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi.
Ia mengatakan 122 WNI diberangkatkan ke Kamboja untuk diambil ginjalnya.
Adapun operasi pengambilan ginjal itu dilakukan di salah satu rumah sakit pemerintah Kamboja.
Namun para korban harus kembali ke Indonesia dalam keadaan luka masih basah.
Pasalnya, mereka hanya diberi waktu selama satu minggu untuk pemulihan.
Sehingga Hengki menyebut para korban didapati belum sembuh pasca operasi saat dibawa ke Polda Metro Jaya.
"Pada saat korban dibawa Polda Metro Jaya setelah kembali dari Kamboja, itu luka masih dalam keadaan basah," kata Hengki di gedung Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kamis (20/7/2023).
Dilaporkan setiap korban menerima bayaran Rp 135 juta dari hasil menjual ginjalnya.
Kemudian, Hengki mengatakan pihak kepolisian sedang merawat enam korban sindikat jual beli ginjal internasional.
Keenam orang itu kehilangan satu organ ginjalnya setelah diberangkatkan ke Kamboja.
Sementara kondisi keenam korban sedang dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Polri Kramatjati.
"Dari enam pasien tersebut, satu orang ginjal kanan sudah tidak ada, dan lima orang (kehilangan) ginjal kiri," tutur Hery di Polda Metro Jaya, Kamis (20/7/2023).
Diketahui perdagangan ginjal internasional ini terjadi di kawasan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.
Dalam kasus ini, kepolisian menangkap setidaknya 12 orang tersangka yang diduga terlibat dalam penjualan ginjal internasional tersebut.
Dari 12 tersangka yang ditangkap di antaranya sembilan sindikat dalam negeri, satu tersangka sindikat jaringan luar negeri, dua tersangka di luar negeri dari oknum instansi dan ada pula oknum Polri.
(Tribun-Video.com/TribunMedan)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Ginjalnya Dihargai Rp 135 Juta di Kamboja, Polda Metro Sebut 122 WNI Pulang dengan Luka Masih Basah
#tppo #ginjal #perdangan #manusia #kamboja #wni
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Irvan Nur Prasetyo
Sumber: Tribun Medan
TRIBUNNEWS UPDATE
Para Korban Penjualan Ginjal Internasional Rata-rata Keluhkan Mudah Lelah & Alami Infeksi Pencernaan
Selasa, 25 Juli 2023
TRIBUNNEWS UPDATE
Pengakuan & Kondisi Terkini Korban Penjualan Ginjal Internasional ke Kamboja: Kondisi Fisik Berubah
Selasa, 25 Juli 2023
BREAKING NEWS
BREAKING NEWS: Update Pengakuan & Kondisi Korban Kasus Penjualan Ginjal Internasional ke Kamboja
Selasa, 25 Juli 2023
Nasional
NGERI, Ginjal WNI yang Dijual di Kamboja Dihargai Rp 200 Juta, Dipotong Rp 65 Juta untuk Sindikat
Sabtu, 22 Juli 2023
Nasional
Pastikan Korban Sindikat Jual Beli Ginjal Tak Disiksa, Polisi Sebut Mereka Sukarela Dioperasi
Sabtu, 22 Juli 2023
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.