Terkini Nasional
Demo Ponpes Al Zaytun Jilid 4 yang Direncanakan Akan Terjunkan 1.000 Orang, Mendadak Batal Digelar
TRIBUN-VIDEO.COM - Aksi demo Ponpes Al Zaytun jilid 4 yang direncanakan digelar pada Kamis (20/7) batal.
Aksi demo itu sebelumnya diinisiasi oleh Aliansi Santri dan Rakyat untuk Indramayu (ASRI).
ASRI rencananya akan menerjunkan massa sebanyak 1.000 orang.
Namun aksi tersebut kini batal digelar.
Baca: Ngaku Dihujat, Pablo Benua Tetap Pasang Badan untuk Panji Gumilang & Ponpes Al Zaytun
Hal itu dikonfirmasi oleh Kasubsi PIDM Humas Polres Indramayu, Ipda Tasim.
"Sebagai informasi, bahwa unjuk rasa oleh Forum ASRI di Al Zaytun dibatalkan," ujar dia.
Ipda Tasim mengatakan, massa akan difasilitasi untuk audiensi.
Audiensi itu akan digelar di Polres Indramayu.
Koordinator ASRI, M Sholihin, juga membenarkan soal pembatalan aksi.
Aksi jilid 4 dibatalkan karena beberapa pertimbangan, satu di antaranya soal kesiapan massa aksi.
Baca: Diundang di Acara 1 Muharram di Al Zaytun, Pendeta Daniel Panjatkan Doa Khusus untuk Panji Gumilang
Sehingga, demo yang awalnya digelar hari ini diputuskan untuk ditunda.
"Ditunda, kalau tidak hari Sabtu kami rencana hari Senin," ujar dia.
Sholihin mengatakan bahwa pihaknya kemungkinan akan melayangkan gugatan.
Gugatan itu dibuat karena Panji Gumilang tak kunjung ditetapkan jadi tersangka. (Tribun-Video.com/TribunJabar.id)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Rencana Aksi Unjuk Rasa Jilid 4 di Ponpes Al Zaytun Indramayu Mendadak Batal, Ini Penyebabnya
Host: Umi Wakhidah
Vp: Fajar
# Ponpes Al-Zaytun # Indramayu # Panji Gumilang # Demo
Reporter: Umi Wakhidah
Sumber: Tribun Jabar
Terkini Nasional
Saat Prabowo Hanya Lewat Tanpa Temui Massa Demo di Kawasan Depan Gedung DPR, Jadi Sorotan
7 hari lalu
Berita Terkini
Duduki Kantor Gubernur Kaltim, Massa Unjuk Rasa Serahkan Rapor Merah Rudy Mas'ud ke Kejaksaan
7 hari lalu
Tribunnews Update
Audiensi Memanas! Gubernur Kaltim Temui Pendemo dan Setujui Hak Angket hingga Disebut Arogan
Kamis, 21 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.