Jumat, 15 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

AS 'Remehkan' Bahaya Bom Cluster di Ukraina, Disebut Hanya Timbulkan Ancaman Kecil bagi Warga Sipil

Sabtu, 15 Juli 2023 10:29 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat (AS) telah mengirimkan bom cluster yang kontroversial ke Ukraina.

Padahal, bom tersebut sudah dilarang oleh lebih dari 100 negara.

Washington mengklaim, jenis bom cluster yang dikirim ke Kyiv adalah yang paling kecil bahayanya.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pertahanan AS untuk Kebijakan, Colin Kahl.

Menurutnya, bom cluster hanya memungkinkan Ukraina untuk bertahan dari serangan artileri.

Baca: Rusia MURKA! Prajurit Brasil Langsung Ditembak saat Ikut Perang Bantu Pasukan Ukraina di Kharkov

Sehingga peluang mengancam keselamatan warga sipil sangat kecil.

"AS menyadari bahaya yang ditimbulkan oleh senjata semacam itu bagi warga sipil, tapi kemenangan Rusia akan lebih buruk," kata Kahl, dikutip dari RT, Sabtu (15/7).

Sebaliknya, Rusia telah mengecam tindakan AS yang mengirim bom cluster ke Ukraina.

Negara itu sebenarnya juga memiliki bom cluster, namun memilih untuk tidak digunakan dalam perang.

Sebab, Rusia sadar betul bahaya yang ditimbulkan terhadap warga sipil.

Sebagai informasi, bom cluster melepaskan sejumlah bom yang lebih kecil saat meledak.

Baca: Gawat! Rusia Dipasok Drone Pengintai Orlan, 53 Kali Lipat Lebih Banyak & Siap Intai Ukraina 24 Jam

Puluhan bom kecil itu dapat membunuh siapa saja di area pertempuran yang luas.

Sementara bom yang gagal meledak akan mengancam keselamatan warga hingga beberapa dekade mendatang.

AS telah mengonfirmasi bahwa senjata terlarang itu tiba di Ukraina.

Namun Washington tidak mengetahui apakah pasukan Ukraina sudah menggunakannya dalam perang.(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di RT.com dengan judul US officials downplay cluster bombs for Ukraine – NYT

Host: Agung Laksono
VP: Fegi

# Rusia # Ukraina # Perang # Amerika Serikat # Bom Cluster

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Fegi Sahita
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Amerika Serikat   #Bom Cluster   #Rusia   #Ukraina   #perang

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved