Live Update
Jubir China: Tak Lupakan 'Hutang Darah' NATO, Terus Ikut Campur Urusan Negara Lain & Terlibat Perang
TRIBUN-VIDEO.COM - Melalui Twitter, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying memberikan penegasan.
Di mana, orang-orang China tidak akan pernah melupakan aksi pengeboman di kedutaan negara Yugoslavia pada tahun 1999.
Ia menerangkan jika negara-negara Asia-Pasifik tak pernah berfikir soal peperangan.
Namun, NATO adalah pihak yang memicu konfrontasi blok atau perang dingin tersebut.
Baca: Motif Terselubung Ketua RT Riang Gentol Protes Ruko Serobot Bahu Jalan, Mudahkan Proyek Chinatown
“Kami belum melupakan hutang darah NATO berutang kepada orang-orang China dalam membom kedutaan China di Yugoslavia. Negara-negara Asia-Pasifik tidak menyambut mesin perang, apalagi 'NATO versi Asia-Pasifik' yang memicu konfrontasi blok. atau Perang Dingin baru," bunyi tweet itu.
Dikutip dari TASS pada (14/7), lebih lanjut, Chunying menegaskan bukankah NATO yang selalu terlibat dalam konflik politik blok?
Tak hanya itu, NATO juga selalu terlibat dalam operasi militer di seluruh dunia.
Dengan cara mengancam negara lain dengan kekuatan dan menantang kepentingan, keamanan, dan nilai-nilai dunia.
Ia menambahkan, jika NATO yang telah menginjak-injak hukum internasional dan norma-norma dasar hubungan internasional.
Baca: Babak Baru Rusia-China, Kembangkan Kerja Sama Strategis & Komprehensif Capai Era Baru yang Stabil
Dengan mencampuri urusan dalam negeri negara lain dan terlibat dalam perang.
Imbasnya, itulah yang menjadi penyebab penderitaan jutaan orang di dunia.
Sehingga, apakah China juga akan mendeklarasikan peperangan dengan NATO?
"China memiliki kebijakan koersif? Bukankah NATO yang telah terlibat dalam politik blok dan operasi militer di seluruh dunia, mengancam negara lain dengan kekuatan dan menantang kepentingan, keamanan, dan nilai-nilai dunia?" kata Hua. "Bukankah NATO yang telah menginjak-injak hukum internasional dan norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional dengan mencampuri urusan dalam negeri negara lain dan terlibat dalam perang, menyebabkan penderitaan jutaan orang di dunia?" tambah diplomat China itu.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di tass.com dengan judul: China has not forgotten NATO’s 'debt of blood' for bombing embassy in Yugoslavia
# China # NATO # perang # Hua Chunying
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Rania Amalia Achsanty
Sumber: Tribun Video
Mancanegara
Ultimatum Houthi! Serukan 'Perang Jihad Suci' Lanjut Serang AS-Israel hingga Tujuan Iran Tercapai
Senin, 30 Maret 2026
Mancanegara
Inggris Meradang seusai Kapal Induknya Dihina Trump 'Mainan' hingga Ungkit Peran NATO ke AS
Senin, 30 Maret 2026
Tribunnews Update
Jutaan Warga AS Kecam Trump dalam Demo 'No Kings', Tak Rela Uang Pajak Dipakai untuk Perangi Iran
Senin, 30 Maret 2026
Mancanegara
Ultimatum Iran! Tentara AS akan Dijadikan Santapan Hiu di Teluk Persia jika Nekat Mulai Perang Darat
Senin, 30 Maret 2026
Tribunnews Update
Trump Terang-terangan Ingin Rebut Pulau Kharg untuk Ambil Alih Minyak Iran: Itu Hal Favorit Saya
Senin, 30 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.