Sabtu, 11 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-500: AS Kecewa dengan Hasil Serangan Balasan, Rusia Lebih Unggul

Senin, 10 Juli 2023 07:28 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Wakil Menteri Pertahanan AS (Pentagon), Colin Kahl, mengungkapkan kekecewaannya dengan hasil serangan balasan Ukraina.

Colin Kahl mengatakan, keputusan AS untuk memasok bom cluster sebagian dipengaruhi oleh hasil serangan balasan.

Ia berbicara setelah Pentagon mengumumkan rencana pengiriman bom cluster dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Jumat (7/7/2023).

"Keputusan ini dipengaruhi oleh urgensi saat ini," kata Colin Kahl.

Baca: Rusia Kecam Pembebasan Mantan Panglima Kyiv, Sebut Zelenskyy Langgar Kesepakatan Pertukaran Tahanan

“Kami ingin memastikan bahwa Ukraina memiliki artileri yang cukup untuk menjaga mereka dalam pertempuran dalam konteks serangan balasan saat ini, dan karena keadaan berjalan sedikit lebih lambat dari yang diharapkan,” katanya, dikutip dari RT.

Di sisi lain, Colin Kahl mengakui kemajuan Rusia, sehingga Ukraina harus mendapat amunisi yang dapat melemahkan musuh.

"Rusia lebih berhasil menggali lebih dalam, mungkin lebih dari yang dihargai," katanya, dikutip dari Al Jazeera.

Ukraina Membuat Kemajuan di Medan Perang

Pasukan Ukraina telah maju lebih dari satu kilometer (0,62 mil) dalam 24 jam terakhir di dekat Bakhmut.

Baca: AS Jilat Ludah Sendiri, Serukan Penolakan tapi Nyatanya Masih Butuh Rusia & Impor Barang Lipat Ganda

Juru bicara militer Ukraina, Serhiy Cherevatyi, mengatakan pasukannya mengambil posisi inisiatif di sana.

“Pasukan pertahanan terus mengambil inisiatif di sana, menekan musuh, melakukan operasi penyerangan, bergerak maju di sepanjang sisi utara dan selatan,” katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-500: AS Kecewa dengan Hasil Serangan Balasan, Rusia Lebih Unggul

# Rusia # Ukraina # Perang # Amerika Serikat # Bom Cluster

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Rusia   #Ukraina   #perang   #Amerika Serikat   #Bom Cluster

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved