Rabu, 13 Mei 2026

Terkini Nasional

Sosok Andy Luther Saroy, Ingatkan Presiden Jokowi saat Masih Kecil

Sabtu, 8 Juli 2023 13:39 WIB
Tribun Papua

TRIBUN-VIDEO.COM – Andy Luther Saroy, anak SD yang berkesempatan berbincang bersama Preiden Joko Widodo (Jokowi) di Ballroom Cendrawasih, Swiss-Belhotel, Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Jumat (7/7/2023).

Andy dapat berbicara sangat akrab dengan Kepala Negara tersebut, karena Andy dinilai cukup mirip sama dirinya kala kecil dulu.

Sebelumnya, Andy berhasil menjawab pertanyaan matematika yang diberikan Presiden Jokowi.

Andy pun diberikan kesempatan untuk gantian memberi pertanyaan kepada Kepala Negara.

Baca: Itu Bukan Cawe-cawe Gerindra & PKB Libatkan Jokowi Diskusi Cawapres Prabowo, Ini Kata Pengamat

Namun, sebelum sempat bertanya, Jokowi memperhatikan Andy dengan seksama, lalu tersenyum.

Jokowi menyebut perawakan Andy seperti dirinya saat masih kecil.

“Ini kayak saya waktu kecil ini, iya sama. Apanya ini, badannya juga seperti ini. Siapa namanya?" tanya Jokowi kepada Andy.

Perkataan Presiden tersebut mengundang tawa jajaran menteri dan pejabat yang ikut hadir dalam acara itu.

Andy kemudian menyebutkan namanya.

Presiden lalu Jokowi kembali menegaskan bahwa saat kecil dirinya berbadan tinggi dan kecil seperti Andy.

"Ya kayak Andy ini, badan saya dulu, kecil, tinggi, kayak begini. Persis, saya jadi ingat waktu kecil. Apa (pertanyaan) Andy?" tutur Jokowi.

"Selamat Pagi, Pak Presiden, perkenalkan nama saya Andy Luther Saroy. Asal sekolah saya di Sentani di Jayapura. Saya mau bertanya, sewaktu masih kecil cita-citanya apa?" tanya Andy.

Baca: Senyum Lepas Kapolri Nyanyi Joget Bareng Panglima TNI di Pagelaran Wayang HUT ke-77 Bhayangkara

Jokowi pun tersenyum dan langsung menjawab.

"Dulu cita-citanya pengen jadi pengusaha," ungkap Kepala Negara.

Seusai acara pertemuan dengan siswa-siswi itu, Andy menyampaikan kesan-kesannya.

Dia mengaku sangat senang karena bisa bertemu dengan Presiden dan duduk di samping orang nomor satu di Indonesia itu.

Padahal, Andy sempat khawatir saat berangkat ke lokasi acara dirinya sudah terlambat.

"Bangun pagi-pagi, sarapan terus saya jalan datang ke sini saya buru-buru. Saya pikir terlambat eh, ternyata masih bisa, saya naik bis ke sini, saya ketemu Pak Jokowi saya senang sekali," tutur Andy.

"Karena baru pertama kali saya ketemu Pak Jokowi. Pak Jokowi duduk di samping saya lagi, melihat jelas langsung mukanya, tidak melihat di tivi saja, langsung bisa lihat," lanjutnya.

Siswa lainnya, Jose yang juga duduk di samping Presiden mendapat pujian "anak pintar" dari Kepala Negara.

Sebab, Jose mampu menjawab pertanyaan matematika yang diajukan Jokowi lebih dari tiga kali.

Presiden sampai meminta Jose untuk tidak ikut dulu kuis matematika yang diberikannya agar bisa memberikan kesempatan kepada siswa-siswa lain.

"Saat saya bertemu Pak Presiden, saya sangat senang karena bisa duduk di samping Pak Presiden dan bisa menjawab pertanyaan diberikan Pak Presiden serta dijuluki pintar oleh Bapak Presiden," tutur Jose.

Pertanyaan Soal Ibu Kota Negara

Pada kesempatan itu, seorang anak bernama Kesia Olivia Ergor juga memberikan pertanyaan kepada Presiden Jokowi.

Pertanyaan Olivia rupanya cukup menggelitik mereka yang hadir di ruangan tersebut.

"Kenapa ibu kota negara tidak dipindahkan saja ke Papua?" tanya Olivia yang berasal dari Kota Sorong tersebut.

"Indonesia ini sangat besar, dari Papua sampai ke Aceh, dari Sabang sampai Merauke ya, sangat luas sekali," ujar Presiden Jokowi.

Dengan kondisi geografis yang sangat luas tersebut, kata Presiden, maka ibu kota Nusantara (IKN) dipilih di Kalimantan.

Pertimbangannya antara lain karena posisinya yang berada di tengah-tengah Indonesia sehingga dekat untuk diakses dari sisi barat, timur, utara, maupun selatan Indonesia.

"Kalau dipilih yang timur—kalau ibu kotanya dipilih di Papua—yang dari Aceh ke Papua itu kalau ke sini jauh sekali, 9 jam dari Aceh ke Papua naik pesawat, lho, itu. Kalau naik kapal bisa berminggu-minggu," ungkap Jokowi.

"Jadi dipilih ibu kota itu di tengah-tengah sehingga dipilih Nusantara di Kalimantan. Di tengah-tengah, dari timur dekat, dari Papua dekat, dari Aceh juga dekat, dari utara juga dekat, dari selatan juga dekat. Jadi dipilih di tengah-tengah," lanjut Kepala Negara.

Setelah acara, Presiden Jokowi pun mengapresiasi para pelajar Papua yang dinilainya pintar dan berani. Presiden Jokowi berpesan agar anak-anak tersebut bisa terus semangat belajar.

"Ini anak-anak di Papua ini pintar dan berani. Baik anak-anakku semuanya, terima kasih atas kehadirannya pada pagi hari ini dan semuanya semangat belajar semuanya ya dan hati-hati semuanya pulang sampai ke rumah masing-masing di kabupaten dan kotanya masing-masing," pesan Presiden.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Sosok Andy Luther Saroy, Ingatkan Presiden Jokowi Saat Masih Kecil

# Presiden Jokowi # Papua # Kunjungan presiden

Editor: Damara Abella Sakti
Video Production: Afifah Maelani
Sumber: Tribun Papua

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved