Kabar Selebriti
Barcelona Ternyata Masih Punya Utang Gaji ke Messi hingga 2025 setelah Dua Tahun Berpisah
TRIBUN-VIDEO.COM - Klub raksasa Spanyol, Barcelona, masih memiliki utang gaji kepada mantan pemainnya Lionel Messi meski sudah berpisah selama dua tahun.
Seperti diketahui, Messi meninggalkan Barcelona dengan diiringi isak tangis dalam jumpa pers perpisahannya pada 2021 lalu.
Messi terpaksa pergi setelah tim Catalan gagal menawarinya kontrak baru akibat pembatasan Financial Fair Play (FFP).
Kontrak terakhir Messi di Barcelona diyakini sebagai kontrak olahraga dengan bayaran tertinggi sepanjang masa.
Dalam rincian kontrak yang sempat bocor, Messi dilaporkan menerima maksimal 555 juta euro selama empat musim.
Baca: Lionel Messi Bongkar Kekacauan di PSG setelah Piala Dunia 2022, Kubur Ambisi Gegara Bayern Muenchen
Pada Agustus 2021 setelah sang pemain hijrah ke PSG, SPORT melaporkan bahwa Barca masih berutang 52 juta euro kepada Messi.
Kini, lebih dari dua tahun sejak saat itu, Barcelona ternyata masih memiliki utang kepada pemenang Ballon d'Or tujuh kali tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh Presiden Barcelona Joan Laporta dalam sebuah wawancara dengan La Vanguardia.
Ia menjelaskan bahwa yang terutang adalah upah yang ditangguhkan yang disetujui dengan dewan pendahulunya, Josep Bartomeu.
(*)
Artikel ini telah tayang di SuperBall.id dengan judul Dua Tahun Berpisah, Barcelona Ternyata Masih Punya Utang Gaji ke Messi hingga 2025
# Lionel Messi # gaji # utang # Barcelona
Video Production: Rifqi Khusain
Sumber: SuperBall.id
Terkini Nasional
Adang Mobil Prabowo! Pria Ini Nekat Serahkan Berkas Kasus Utang Alm Istri, Ngaku Dapat Ancaman Bank
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Detik-detik Pria Nekat Terobos & Adang Mobil Prabowo di Magelang, Serahkan Berkas Aduan ke Presiden
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Bikin Kejutan! Clash of Legends 2026 Kini Berubah Format, Janjikan Pertandingan Lebih Seru
6 hari lalu
LIVE UPDATE
Ratusan Honorer Datangi Kantor Bupati Donggala, Tuntut Status PPPK dan Gaji 3 Bulan
6 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Tanggapi Wacana Prabowo, JK Sebut Pemangkasan Gaji Menteri Kurang Tepat Karena Tak Ada Tunjangan
Sabtu, 21 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.