Sabtu, 25 April 2026

LIVE UPDATE

Sosok Bagus Robyanto, Warga Ponorogo yang Tembok Akses Jalan Gegara Sakit Hati Dikucilkan

Senin, 3 Juli 2023 19:29 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sosok Bagus Robyanto menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu belakangan.

Sebab, warga di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur tersebut nekat membangun tembok di atas tanah milik keluarganya yang kerap dilalui warga.

Imbasnya, sebanyak 13 keluarga terjebak dan terisolasi tak bisa keluar dari rumah mereka.

Dilansir dari Tribunnews.com, Bagus Robyanto sendiri merupakan anak dari Sudoko Harijanto yang menjadi pemilik tanah setapak (gang) tersebut.

Ia nekat menembok akses jalan warga tersebut karena merasa dikucilkan oleh warga selama bertahun-tahun.

Roby juga merasa bahwa warga tidak memperlakukan dirinya dan keluarganya dengan baik.

Bahkan menurut pengakuannya, warga tidak melibatkannya dan keluarga dalam beberapa acara di desa.

Seperti acara kenduren, pernikahan, dan kegiatan warga lainnya.

Baca: Alasan Warga Ponorogo Bangun Tembok di Jalan Gang, Ternyata Tanah Hak Miliknya Diklaim Jalan Umum

"Padahal mereka bila berkegiatan melewati pekarangan milik orangtua saya," ucap Bagus Robyanto.

Hal serupa juga dirasakan oleh sang istri, di mana menurutnya istrinya itu mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari warga.

Yakni ditolak arisan PKK dan dasawisma.

Kendaraan pengambil sampah yang melewati pekarangannya juga tidak pernah mengambil sampah dari rumahnya.

Kondisi itu mengakibatkan keluarganya membuang sampah sendiri ke tempat pembuangan sampah.

"Warga juga seperti itu bahkan lewat depan rumah meludah kemudian naik sepeda motor kencang dan blayer-blayer."

"Seperti memancing saya untuk melakukan tindak pidana seperti memukul," lanjut Roby, dikutip dari Kompas.com.

Roby mengatakan, keluarganya sebenarnya bisa mempidanakan setiap warga yang masuk ke tanah miliknya dengan membuat laporan masuk pekarangan orang tanpa izin.

Baca: Warga Ponorogo Bangun Tembok di Tanah yang Dilewati Warga, Enggan Mediasi meski Ditelepon Jokowi

Terlebih sejak dua tahun terakhir, dirinya sudah memasang tulisan jalan itu merupakan pekarangan miliknya bukan jalan umum.

Ia pun mengaku tidak langsung menutup ruas jalan tersebut.

Dua minggu lalu, Roby pun mengaku baru mempersiapkan material.

Namun proses pembangunan tembok sempat dihentikan lantaran memberikan toleransi bagi warga yang sementara memiliki hajatan.

"Tukang saya suruh berhenti dulu. Nanti ditutup kalau sudah selesai acara hajatannya. Sekitar Sabtu (24/6/2023) saya tutup," kata Roby.

Diketahui sebelumnya, polemik ini rupanya sudah terjadi sejak lama.

Bahkan roby dan warga sudah beberapa kali melakukan mediasi.

Kini, Roby menyatakan menolak untuk hadir bila dilakukan upaya mediasi sebab kasusnya sudah masuk ranah eksekusi.

Dengan demikian bila kembali ke ranah mediasi, maka dia akan melemahkan putusan yang inkrah.

"Saya minta maaf. Saya hanya menjalankan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap."

"Selanjutnya untuk toleransi kemanusiaan dan lain-lain, kami juga melekat sanksi sosial dan tidak ada suatu cara yang baik untuk dibicarakan. Maka saya tutup (jalan tersebut)," kata Roby.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sosok Bagus Robyanto, Warga Ponorogo Tutup Akses Jalan Warga dengan Tembok, Ngaku Sering Dikucilkan

# akses jalan # Ponorogo  # Bagus Robyanto 

Editor: Unzila AlifitriNabila
Reporter: Ariska Nur Choirina
Videografer: Dyah Ayu Ambarwati
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Bagus Robyanto   #Ponorogo   #Akses Jalan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved