Terkini Nasional
Diduga Ada Perputaran Uang Ilegal & Ajaran Menyimpang, Ridwan Kamil Dukung Pembekuan Izin Al Zaytun
TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendukung pembekuan izin Ponpes Al Zaytun.
Sebelumnya, Kementerian Agama mengatakan akan membekukan izin Ponpes Al Zaytun.
Ridwan Kamil mendukung pembekuan karena ada berbagai kontroversi Al Zaytun.
Baca: Ponpes Al Zaytun Terancam Ditutup? Tim Investigasi Temukan Banyak Pelanggaran Dibuat Panji Gumilang
Di antaranya dugaan perputaran uang ilegal dan tindakan melanggar hukum.
Namun meski begitu pemerintah tetap akan menyelamatkan nasib para santri.
Ridwan Kamil atau yang akrab dipanggil Kang Emil mengatakan harus ada solusi untuk menyelamatkan santri.
Hal itu disampaikan Kang Emil pada Senin (3/7/2023).
Baca: Tak Beri Toleransi! Ridwan Kamil Dukung Ponpes Al Zaytun Dibubarkan, Nasib Panji Gumilang Terancam?
Kang Emil mengatakan bahwa solusi harus diambil secara bijak.
Jika tidak maka anak-anak yang menimba ilmu akan menjadi korban.
Ridwan Kamil mengimbau agar penyelesaian Al Zaytun tidak mengorbankan hak pendidikan. (Tribun-Video.com/TribunJabar.id)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Nasib Al-Zaytun di Ujung Tanduk, Gubernur Jabar Dukung Agar Segera Dibekukan hingga Dibubarkan
Host: Umi Wakhidah
Vp: Rahmat Gilang Maulana
# Ponpes Al-Zaytun # Kang Emil # Panji Gumilang # Penistaan Agama
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: Rahmat Gilang Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Live Tribunnews Update
Yakini Tuduhan Penistaan Agama Tak Punya Dasar Kuat, JK: Jangan Ade Armando Ngomong Seenaknya
17 jam lalu
Terkini Nasional
JK Buka Suara, Omongan Ade Armando Makin Tak Terkendali, Tokoh Poso-Ambon Siap Lawan Bersama
17 jam lalu
Tribunnews Update
Sebut Tokoh Poso & Ambon Menangis, JK Minta Ade Armando Tak Ngawur soal Tuduhan Penistaan Agama
20 jam lalu
Berita Terkini
Netanyahu Kecam Keras Personel IDF yang Hancurkan Patung Yesus di Lebanon, Tegaskan Sanksi Disiplin
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.