Terkini Daerah
Terkuak! Kondisi Anak yang Inses dengan Bapaknya, Dirudapaksa Sejak Umur 13 Tahun: Trauma Berat
TRIBUN-VIDEO.COM - ER (28) perempuan yang melakukan inses dengan ayahnya di Banyumas bakal mendapatkan terapi psikologi dari Polda Jateng.
Trauma healing diberikan lantaran korban telah mendapatkan kekerasan seksual selama 15 tahun.
"Iya ada pendampingan untuk korban termasuk trauma healing," jelas Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudusy, di Kota Semarang, Selasa (27/6/2023).
ER dipaksa melakukan hubungan satu darah (inses) oleh tersangka bernama Rudianto (57).
Aksi bejat tersangka dilakukan sejak tahun 2008 atau ketika korban berusia 13 tahun.
Akibat hubungan gelap tersebut korban hamil di tahun 2009.
Baca: Ayah di Banyumas Bunuh Bayi Hasil Inses dengan Putri Kandung, Ibu Korban Bahkan Bantu Proses Lahiran
Namun,bayi tersebut diadopsi orang lain.
Selanjutnya di kurun tahun 2013, 2015, 2016, 2018, 2019, 2020, dan 2021, korban melahirkan tujuh bayi masing-masing empat bayi laki-laki dan tiga perempuan.
Ketujuh bayi tersebut dikubur hidup-hidup oleh tersangka.
"Pengakuan tersangka mengubur bayinya sebanyak tujuh kali, tiga lokasi masih nihil. Hari ini masih dilanjutkan pencarian," sambung Iqbal.
Menurutnya, korban dipaksa melakukan hubungan intim atau diperkosa oleh pelaku sampai hamil lalu melahirkan.
Kejahatan seksual tersebut dilakukan di gubuk tempat sekitar lokasi kejadian.
"(untuk ritual dukun) penyelidikan belum sampai sana. Nanti kami infokan kembali," jelasnya.
Melahirkan dibantu ibu kandung
Akibat hubungan inses dengan ayah kandungnya, E, serorang wanita di Banyumas melahirkan tujuh bayi.
Si ayah yaitu Rudi (57) membunuh ketujuh bayi itu begitu dilahirkan.
Ia membekapnya hingga meninggal lalu menguburnya.
Baca: Tak Terima Disebut Inses dengan Anak Kandungnya, Ibu di Bukittinggi Laporkan Walkot Erman Safar
Yang di luar dugaan, saat melahirkan E dibantu oleh ibu kandungnya yang juga istri dari Rudi.
Empat kerangka bayi sudah ditemukan.
Saat ini, Satreskrim Polresta Banyumas masih mencari keberadaan 3 kerangka bayi lain yang dikubur di RT 1 RW 4 Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Senin (26/6/2023).
Kasatreskrim, Kompol Agus Supriadi mengatakan berdasarkan penuturan dari pelaku hubungan inses antara bapak dan anak tersebut sudah terjadi sejak 2013 hingga 2021.
Baca: Terungkap Diduga Sosok Pembisik Hubungan Inses Ayah dan Anak di Banyumas, Seorang Dukun?
"Semua dalam keadaan hidup dan dibekap lalu meninggal dan dikuburkan.
Pada saat melahirkan E dibantu oleh ibunya atau istri Rudi itu sendiri," terangnya.
Pihaknya mengatakan terkait motif masih dugaan adanya pengaruh sosok guru spiritual yaitu mengikuti atas nama Bambang.
"Masih kita dalami apakah motifnya ilmu spiritual atau hanya dijadikan budak seks dari anaknya itu," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com.
Sebelumnya sempat diberitakan polisi mengatakan tidak hanya empat kerangka bayi, ternyata ada total 7 kerangka yang diduga dikubur di RT 1 RW 4 Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas(jti)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Sosok Anak yang Inses dengan Bapak di Purwokerto, Diperkosa Sejak Usia 13 Tahun, Kondisi Menyedihkan
# inses # Purwokerto # Banyumas # rudapaksa
Video Production: Lulu Adzizah F
Sumber: Tribun Jateng
Terkini Nasional
COBA KABUR! Pelaku Penyekapan & Rudapaksa Mahasiswa di Makassar Ditembak Polisi
2 hari lalu
LIVE UPDATE
Polisi Tembak Pelaku Penyekapan dan Rudapaksa Mahasiswi di Makassar usai Coba Melarikan Diri
2 hari lalu
Tribunnews Update
Kronologi Kasus Penyekapan dan Dugaan Rudapaksa Mahasiswi di Makassar, Terjadi saat Lamar Kerja
6 hari lalu
Tribunnews Update
Mahasiswi di Makassar Disekap dan Diduga Jadi Korban Rudapaksa saat Melamar Kerja Jadi Baby Sitter
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.