Selasa, 21 April 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Bos Wagner Prigozhin Tak Berniat Menggulingkan Pemerintah, Hanya Pergi sebagai Demonstrasi Protes

Selasa, 27 Juni 2023 11:37 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Bos kelompok tentara bayaran Wagner Rusia muncul kembali pada Senin, dua hari setelah memimpin pemberontakan yang dibatalkan, dengan mengatakan dia tidak pernah bermaksud untuk menggulingkan pemerintah dan memberikan beberapa petunjuk tentang nasibnya sendiri atau kesepakatan di mana dia berdiri.

Terakhir terlihat pada Sabtu malam sambil tersenyum dan melakukan tos dari belakang sebuah SUV saat dia mundur dari kota yang diduduki anak buahnya, Yevgeny Prigozhin mengatakan para pejuangnya telah menghentikan kampanye mereka untuk mencegah pertumpahan darah.

Baca: Buntut dari Pemberontakan Wagner di Rusia sebabkan Lonjakan Tajam pada Harga Minyak Dunia

"Kami pergi sebagai demonstrasi protes, bukan untuk menggulingkan pemerintah negara," kata Prigozhin dalam pesan audio berdurasi 11 menit.

"Pawai kami menunjukkan banyak hal yang kami diskusikan sebelumnya: masalah serius dengan keamanan di negara ini."

Dia mengatakan tujuannya adalah untuk mencegah penghancuran milisi Wagner miliknya, dan untuk memaksa pertanggungjawaban komandan yang telah merusak kampanye militer Rusia di Ukraina.
Dia mengklaim para pejuangnya tidak terlibat dalam pertempuran di darat di Rusia, dan menyesal harus menembak jatuh pesawat Rusia yang menembaki mereka.

"Kami berhenti pada saat unit penyerangan pertama mengerahkan artilerinya (dekat Moskow), melakukan pengintaian dan menyadari bahwa banyak darah akan tumpah."

Baca: Zelenskyy & Joe Biden Bahas Jalannya Peperangan dengan Rusia! Tuntut Lebih Banyak Tekanan di Moskow!

Dia tidak menyebutkan secara langsung keberadaannya sendiri, atau memberikan perincian lebih lanjut tentang perjanjian misterius yang telah menghentikan pemberontakannya.

Pada hari Sabtu Prigozhin mengatakan dia akan berangkat ke Belarus berdasarkan kesepakatan yang ditengahi oleh presidennya, Alexander Lukashenko.

Dalam sambutan hari Senin dia mengatakan Lukashenko telah menawarkan untuk membiarkan Wagner beroperasi di bawah kerangka hukum, tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut. (*)

Artikel ini telah tayang di Reuters.com dengan judul Russian mutiny details remain scarce as Putin says he sought to avoid bloodshed

# Rusia # Ukraina # Perang # Wagner # 

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Rusia   #Ukraina   #perang   #Wagner   #Yevgeny Prigozhin

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved