Konflik Rusia vs Ukraina
Bos Wagner Prigozhin Tak Berniat Menggulingkan Pemerintah, Hanya Pergi sebagai Demonstrasi Protes
TRIBUN-VIDEO.COM - Bos kelompok tentara bayaran Wagner Rusia muncul kembali pada Senin, dua hari setelah memimpin pemberontakan yang dibatalkan, dengan mengatakan dia tidak pernah bermaksud untuk menggulingkan pemerintah dan memberikan beberapa petunjuk tentang nasibnya sendiri atau kesepakatan di mana dia berdiri.
Terakhir terlihat pada Sabtu malam sambil tersenyum dan melakukan tos dari belakang sebuah SUV saat dia mundur dari kota yang diduduki anak buahnya, Yevgeny Prigozhin mengatakan para pejuangnya telah menghentikan kampanye mereka untuk mencegah pertumpahan darah.
Baca: Buntut dari Pemberontakan Wagner di Rusia sebabkan Lonjakan Tajam pada Harga Minyak Dunia
"Kami pergi sebagai demonstrasi protes, bukan untuk menggulingkan pemerintah negara," kata Prigozhin dalam pesan audio berdurasi 11 menit.
"Pawai kami menunjukkan banyak hal yang kami diskusikan sebelumnya: masalah serius dengan keamanan di negara ini."
Dia mengatakan tujuannya adalah untuk mencegah penghancuran milisi Wagner miliknya, dan untuk memaksa pertanggungjawaban komandan yang telah merusak kampanye militer Rusia di Ukraina.
Dia mengklaim para pejuangnya tidak terlibat dalam pertempuran di darat di Rusia, dan menyesal harus menembak jatuh pesawat Rusia yang menembaki mereka.
"Kami berhenti pada saat unit penyerangan pertama mengerahkan artilerinya (dekat Moskow), melakukan pengintaian dan menyadari bahwa banyak darah akan tumpah."
Baca: Zelenskyy & Joe Biden Bahas Jalannya Peperangan dengan Rusia! Tuntut Lebih Banyak Tekanan di Moskow!
Dia tidak menyebutkan secara langsung keberadaannya sendiri, atau memberikan perincian lebih lanjut tentang perjanjian misterius yang telah menghentikan pemberontakannya.
Pada hari Sabtu Prigozhin mengatakan dia akan berangkat ke Belarus berdasarkan kesepakatan yang ditengahi oleh presidennya, Alexander Lukashenko.
Dalam sambutan hari Senin dia mengatakan Lukashenko telah menawarkan untuk membiarkan Wagner beroperasi di bawah kerangka hukum, tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut. (*)
Artikel ini telah tayang di Reuters.com dengan judul Russian mutiny details remain scarce as Putin says he sought to avoid bloodshed
# Rusia # Ukraina # Perang # Wagner #
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Iran Bantah Delegasi ke Islamabad, Tak Ada Negosiasi dengan AS Jelang Tenggat Waktu Gencatan Senjata
3 menit lalu
Tribunnews Update
Iran-AS Saling Ancam Jelang Berakhirnya Gencatan Senjata, Sama-sama Keluarkan Senjata Mematikan
6 menit lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rusia Kritik Keras AS! Kecam Trump Sering Umbar Ancaman & Tuduhan Tanpa Bukti Nyata ke Teheran
8 menit lalu
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Rusia-China Siagakan Nuklir, IRGC Pencet Tombol Serangan Habis-habisan
14 menit lalu
Tribunnews Update
IRGC Tunjuk Komandan Baru Jadi Sosok Menakutkan bagi AS & Israel, Penggagas Paham 'Matilah Amerika'
17 menit lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.