Sabtu, 18 April 2026

MATA LOKAL MEMILIH

Cak Imin Dipingit, PKB: Sudah Jadi Pengantin dan Bukan untuk Menekan Prabowo Subianto!

Kamis, 22 Juni 2023 19:56 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Aksi pingit yang dilakukan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dikabarkan untuk menekan Prabowo Subianto agar memilihnya menjadi calon wakil presiden (cawapres).

Namun kabar tersebut dibantah oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Menurut Wasekjen PKB Syaiful Huda, keputusan untuk memingit Cak Imin itu merupakan keputusan internal partai.

Di mana keputusan tersebut diambil saat pleno PKB, pada Senin (19/6/2023) silam.

Baca: Cak Imin Sebut Gibran Berpotensi Jadi Pemimpin Masa Depan

"Keputusan partai, keputusan pleno karena kita ingin, ya karena sudah jadi pengantin. Jadi memang harus dipingit, nggak boleh ngomong dirinya sendiri," kata Syaiful Huda seperti dikutip, Kamis (20/6/2023).

Dilansir dari Tribunnews.com, Huda mengingatkan bahwa hubungan Prabowo dan Cak imin diibaratkan sebagai pasangan yang sudah bertunangan di Pilpres.

Bahkan ia menyebut keduanya hanya tinggal menunggu tanggal resepsi atau deklarasi secara resmi sebagai capres dan cawapres.

"Di dalam kontrak politik kita dengan Gerindra kan sudah jelas hanya ada 2 pasangan itu antara Pak Prabowo dengan Cak Imin. Jadi ini levelnya sudah level tunangan lah," jelasnya.

"Karena itu saya sampaikan ketika Golkar mau gabung PAN mau gabung kira-kira jangan jadi pihak ketiga karena ini sudah tunangan sudah tinggal nentuin resepsinya," sambungnya.

Baca: Kagum! Cak Imin Sebut Gibran Rakabuming Berpotensi Jadi Pemimpin Masa Depan & Ikuti Jejak Jokowi

Lebih lanjut, Huda pun kembali membantah keputusan internal PKB yang melakukan pingit kepada Cak Imin sebagai bentuk upaya menekan Prabowo memilihnya sebagai cawapres.

Namun ia menegaskan bahwa Cak Imin sudah tidak bisa berbicara lagi terkait Pilpres 2023 hingga pendeklarasian nanti.

DPP PKB juga memastikan untuk menjalankan putusan dengan penuh mandat Muktamar.

Yakni Cak Imin harus berkompetisi dalam Pilpres 2024, baik sebagai capres ataupun cawapres.

"Ndak, ndak ada, cuma secara internal kami pastikan kemarin Gus Yusuf sampaikan kan, Cak Imin sudah gak bisa lagi ngomomgin Pilpres sampai nanti deklarasi. Kedua, DPP memastikan menjalankan penuh mandat Muktamar, yaitu Cak Imin harus berkompetisi dalam pilpres ini, baik sebagai capres atau sebagai cawapres," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyebut Ketua Umum Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sedang menjalani pingit untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid mengatakan Cak Imin sedang melakukan pingit karena sudah ada pasangannya.

"Ya sudah ada pasangannya. Sekarang dipingit," kata Jazilul di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Senen, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2023).

Jazilul pun percaya diri alias pede jika pasangan Cak Imin adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Baca: Cak Imin Dikabarkan Jadi Salah Satu Cawapres Prabowo, Gerindra: Diumumkan Prabowo & Cak Imin

Sebab, PKB dan Partai Gerindra telah membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

"Terus, kita kan koalisinya dengan Gerindra. Ya siapalagi kalau bukan Pak Prabowo?" ujarnya.

Namun, Wakil Ketua MPR RI ini menuturkan keputusan akhirnya berada pada tangan Prabowo dan Cak Imin.

"Kalau soal keputusannya ya di Pak Prabowo dan Gus Muhaimin. Nunggu waktunya untuk dideklarasikan," ungkap Jazilul.

Adapun Cak Imin dipingit untuk tidak berbicara terkait Pilpres 2024 melalui hasil rapat pleno DPP PKB.

Ketua DPP PKB, Yusuf Chudlori mengatakan rapat pleno digelar sejak pukul 08.00 WIB tersebut membahas terkait persiapan Pilpres hingga pemilihan legislatif (Pileg) 2024.

"Tadi sempat ada diskusi yang lumayan menghangat soal Pilpres. Rapat pleno DPP akhirnya memutuskan agar Gus Muhaimin Iskandar mulai hari ini dipingit, kalau bahasa Jawa, dipingit tidak boleh berbicara soal Pilpres," kata Ketua DPP PKB, Yusuf Chudlori dalam kesempatan itu.

Yusuf menegaskan PKB nantinya akan mendelegasikan kepada pengurus DPP untuk berbicara mengenai Pilpres.

"Cukup nanti mendelegasikan kepada pengurus DPP," ujarnya.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Politikus PKB Bantah Cak Imin Dipingit untuk Tekan Prabowo: Keputusan Partai, Sudah Jadi Pengantin

# Prabowo Subianto # PKB # Muhaimin Iskandar # Cak Imin 

Editor: Unzila AlifitriNabila
Reporter: Ariska Nur Choirina
Videografer: Ramadhan Aji Prakoso
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved