Nasional
Pertama Kali, Daging Pembayaran Dam Petugas Haji Bakal Dikirim ke Indonesia pada Tahun Ini
TRIBUN-VIDEO.COM - Pembayaran dam (denda) para petugas haji akan dilakukan secara kolektif dan pendistribusian dagingnya akan dikirim ke Indonesia.
Dikutip dari Kompas.com, hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator MCH Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Pusat, Dodo Murtado.
Ia mengatakan, untuk pertama kalinya daging pembayaran dam para petugas haji akan didistribusikan atau dikirim ke Indonesia pada tahun ini.
"Untuk kali pertama, pembayaran dam para petugas haji akan dilakukan secara kolektif dan dagingnya akan dikirimkan ke Indonesia," kata Dodo dalam konferensi pers secara daring, Sabtu (17/6/2023).
Selain itu, Kemenag juga telah menunjuk Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Al-Ukaisyiyah di Mekkah untuk pembayaran dam atau hadyu.
Baca: Live Update Sport: Netizen Malaysia Puji Timnas Indonesia | Alasan Mbappe Dijual PSG
Baca: Anggota Polri Musi Rawas Bunuh Diri Gunakan Pistol, Diduga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu Akhiri Hidup
Setelah proses penyembelihan, petugas haji akan mendapat tanda bukti sertifikat dari RPH bahwa telah melaksanakan dam.
Proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam.
Kemudian, kambing dikuliti dan dilanjutkan dengan pembersihan isi perut hewan secara steril.
Setelah itu, daging disimpan ruang pendingin dan selanjutnya didistribusikan.
(Tribun-Video.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tahun Ini, Daging Pembayaran Dam Petugas Haji Bakal Dikirim ke Indonesia"
# Haji # Daging # denda # Rumah Pemotongan Hewan
Reporter: Feba Fadhiliana
Video Production: Ananda Bayu Sidarta
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
Wamenhaj Jelaskan Skema 'War Tiket' Haji Tanpa Antre, Dahnil: Otomatis Lebih Mahal
3 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Pemerintah Wacanakan 'War Tiket Haji' Tak Perlu Antre, Menhaj: Yang Mau Berangkat Silakan Bayar
4 hari lalu
Tribunnews Update
Crazy Rich Madura Haji Her Bantah Mangkir Panggilan KPK, Blak-blakan soal Obrolan dengan Penyidik
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.