Tribunnews Update
Imbas Moskow Hancurkan Macan Tutul Ukraina, Kyiv Tuntut Jerman Kirimkan Tank Leopard 2 & IFV Marder
TRIBUN-VIDEO.COM - Kyiv menuntut lebih banyak tank dari Jerman, mengingat Moskow mengklaim telah menghancurkan beberapa Macan Tutul mereka.
Di tengah pertempuran sengit Rusia-Ukraina, pihak Kyiv membutuhkan lebih banyak kendaraan lapis baja dari Jerman.
Permintaan itu muncul setelah Moskow berhasil menangkis upaya berulang kali dari Kiev untuk menembus garis pertahanan Rusia.
Hal itu dikatakan oleh mantan duta besar kontroversial untuk Berlin Andrey Melnik dalam sebuah wawancara yang diterbitkan Minggu (11/6/2023).
Baca: Kolonel Rusia Klaim jika Skuad Wagner Merudapaksa, Menculik bahkan Menyiksa Tentara Militer Rusia!
Sehingga, sebagai wakil menteri luar negeri Ukraina, ia membutuhkan dukungan yang jauh lebih kuat dari Barat dari apa yang sudah diterima.
Tak hanya itu, ia bahkan memberi saran kepada Jerman untuk menyisihkan lebih dari 18 kendaraan Leopard 2 yang telah dikirim ke Ukraina.
Mengingat, bahwa Berlin memiliki lebih dari 300 tank jenis ini di gudang senjata mereka.
Di mana, jumlah Macan Tutul yang disediakan bisa tiga kali lipat tanpa membahayakan kemampuan Jerman untuk mempertahankan diri.
Selain tank, Berlin juga dapat memberi Kiev 60 kendaraan tempur infanteri (IFV) Marder lainnya.
Baca: Ngeri! Detik-detik Drone FPV Rusia Hantam Benteng Ukraina di Yuzhnodonet hingga Hancur Lebur
Secara total, Jerman telah mengirim 40 IFV jenis ini ke Ukraina, sambil berjanji untuk memasok 20 lagi dalam waktu dekat.
Permintaan tersebut disambut baik oleh beberapa politisi Jerman, termasuk anggota parlemen Roderich Kiesewetter dan Marcus Faber, yang menyatakan bahwa pengiriman dapat membantu Ukraina menutupi kerugian mereka.
(Tribun-Video.com/YessyWienata)
Artikel ini telah tayang di RT dengan judul Kiev menuntut lebih banyak tank dari Jerman
Host: Yessy
Vp: Dedhi Ajib
# Moskow # Ukraina # Kyiv # Jerman # Tank Leopard 2
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Sumber Lain
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Rudal Meluncur di Tel Aviv saat Gencatan Senjata, Wacana Sanksi 50% Trump
5 hari lalu
Tribunnews Update
Wacana Trump Berlakukan Sanksi 50 Persen bagi Negara Pemasok Senjata Iran Selama Gencatan Senjata
5 hari lalu
Tribunnews Update
Netanyahu Dihujat Oposisi seusai Dukung Gencatan Senjata AS-Iran, Dinilai Bakal Buat Bencana Politik
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
TAUD Bawa Bukti dari Investigasi, Laporkan soal Dugaan Keterlibatan Sipil di Kasus Aktivis KontraS
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Muhammad Sarmuji Ungkap Strategi Pemilu 2029 Partai Golkar dalam Silaturahmi & Halal Bihalal
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.