Senin, 13 April 2026

LIVE UPDATE

PSHT & Brajamusti Minta Maaf ke Sri Sultan HB X seusai Terlibat Bentrok di Tamansiswa: Kami Menyesal

Selasa, 6 Juni 2023 14:03 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Polda DIY mempertemukan perwakilan perguruan silat PSHT dan suporter bola Brajamusti yan terlibat bentrok di Tamansiswa.

Kedua kelompok itu menyatakan sikap damai pasca-insiden kerusuhan.

PSHT dan Brajamusti juga menyampaikan permintaan maaf pada Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dan seluruh warga DIY.

Permintaan maaf itu, disampaikan langsung oleh Ketua cabang Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Bantul, Tri Jaka Santosa, saat di Mapolda DIY, Senin (5/6/2023).

"Jadi untuk itu kami juga mengimbau warga PSHT karena situasi Jogja sudah kondustif, saya mengimbau warga PSHT di manapun berada, itu tidak boleh masuk ke Jogja. Jangan kotori Jogja dengan kegiatan-kegiatan yang tidak diinginkan," katanya, saat jumpa pers di Mapolda DIY.

Mewakili kelompoknya, Tri Jaka mengaku bersungguh-sungguh meminta maaf atas insiden itu.

"Atas kejadian itu, saya pertama minta maaf kepada Bapak Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Kedua kepada masyarakat Jogja, saya betul-betul minta maaf karena ini di luar kemampuan kami dan saya sudah berusaha membendung," sambungnya.

Ia juga menjelaskan bahwa diluar kemampuannya mengendalikan anggota karena sebelumnya sudah sempat membendung.

Tri Jaka menuturkan, antara PSHT dengan suporter Brajamusti kini sudah sepakat untuk saling berdamai dan menyudahi permasalahan yang ada.

"Kami mau mengucapkan mohon maaf yang sebesar-sebesarnya khususnya kepada rakyat Jogja, kepada PSHT seluruhnya, bahwa dalam kesempatan ini kami mau menyampaikan bahwa kita semua sudah berdamai, kita sudah sepakat untuk seduluran selawase seperti yang disampaikan oleh bapak Tri Jaka tadi," terang dia.

Hal serupa juga disampaikan oleh perwakilan Brajamusti.

Wahyu Baskara yang mewakili Biro Hukum Brajamusti menyampaikan permintaan maaf kepada warga Jogja karena aksi kisruh.

Sebagai informasi, bentrokan antara PSHT dan Brajamusti berawal pada Minggu (28/5/2023) lalu.

Insiden awal berlangsung di Parangtritis, Kalurahan Kretek, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul.

Ketika itu terjadi keributan hingga berujung anggota PSHT terluka.

Keributan berbuntut panjang hingga menimbulkan mobilisasi massa pada Minggu (4/6/2023).

Hujan batu dan teriakan yang keluar dari sejumlah massa terlibat bentrokan turut mewarnai Minggu malam kemarin.

Total, ada 16 kendaraan Dalmas yang diterjunkan untuk melerai massa yang bentrok pada saat itu.

Sampai dengan Senin siang kemarin, Polisi mencatat ada 9 orang mengalami luka-luka dan dipastikan tidak ada korban jiwa.(Tribun-video.com/TribunJogja)

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Permohonan Maaf Dua Kelompok yang Bentrok di Jalan Tamansiswa kepada Sri Sultan HB X dan Warga DIY

Host: Dea Mita
VP: Dyah Ayu Ambarwati

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Dyah Ayu Ambarwati
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #LIVE UPDATE   #bentrok   #Tamansiswa   #Sri Sultan HB X   #Jogja

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved