TRIBUNNEWS UPDATE
Serangan "Musim Semi" Segera Dimulai, Ukraina Gencarkan Serangan di Sepanjang Garis Perbatasan
TRIBUN-VIDEO.COM - Pertempuran berkecamuk di beberapa bagian garis depan Ukraina di wilayah Zaporizhzhia dan Donetsk Oblast.
Hal ini disebut menandakan bahwa serangan Ukraina yang telah lama ditunggu-tunggu mungkin sedang berlangsung.
Dalam sebuah wawancara di Kyiv, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan bahwa Ukraina telah siap dengan persenjataan untuk melakukan serangan balasan yang telah lama dinanti-nantikan.
Namun ia masih bungkam mengenai apakah serangan tersebut telah dimulai.
Kuleba menyatakan keyakinannya bahwa serangan yang direncanakan Ukraina terhadap Rusia akan membalikkan keadaan dan memungkinkan Ukraina untuk merebut kembali wilayahnya dari Rusia.
Ia mengatakan bahwa kemenangan seperti itu akan mengantar Ukraina masuk ke dalam NATO.
Keanggotaan aliansi militer ini "mungkin" hanya akan mungkin bagi Ukraina setelah berakhirnya permusuhan aktif, katanya.
Pasukan Ukraina telah meningkatkan operasi ofensif terhadap Rusia di perbatasan provinsi Zaporizhzhia dan Donetsk, Ukraina.
Baca: Tank Terbaik Rusia T-90M Serang Penyabot Ukraina di Belgorod, Mampu Musnahkan Musuh dari Jarak Jauh
Baca: Beda Respons! Rusia Sambut Baik Proposal Perdamaian Diajukan Prabowo Sementara Ukraina Mencak-mencak
Namun Kyiv menepis laporan Rusia bahwa serangan balasan telah dimulai dan bahwa militer Rusia menggagalkan serangan besar Ukraina di wilayah Ukraina, Donetsk.
"Kami tidak memiliki informasi seperti itu, dan kami tidak mengomentari berita palsu apapun," kata juru bicara staf umum angkatan bersenjata Ukraina menanggapi pertanyaan dari kantor berita Reuters.
Dalam sebuah tweet, penasihat presiden Ukraina Mykhailo Podolyak memperingatkan agar tidak mempercayai informasi Rusia mengenai pertempuran di Ukraina.
"Laporan-laporan berita Rusia telah lama menjadi meta-universe virtual yang terpisah," tulisnya.
Sebelumnya pada hari Senin, Rusia mengklaim bahwa pasukannya telah memukul mundur sebuah serangan Ukraina berskala besar di wilayah Donetsk, Ukraina selatan.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa tujuan Ukraina adalah untuk menerobos apa yang mereka anggap sebagai area terlemah di sepanjang garis depan, tetapi "tidak berhasil."
Serangan Ukraina, kata Rusia, melibatkan enam batalyon mekanik dan dua batalyon tank.
Ukraina menepis klaim ini sebagai informasi yang salah.
(TribunVideo.com/voanews.com)
#ukraina #rusia #perangrusiavsukraina #ukrainarussia
#beritaterbaru #beritaterkini #beritaviral #live #breakingnews
Reporter: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Video Production: Fegi Sahita
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik Timur Tengah: Iran Diminta Tak Mudah Percayai AS, Prabowo Incar Minyak Rusia
4 hari lalu
Tribunnews Update
Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Dubes Iran: Ada Protokol yang Harus Dilalui
4 hari lalu
Tribunnews Update
Iran Klaim AS Setuju Cairkan Aset Beku Rp 102 Triliun, Gedung Putih: Salah, Negosiasi Belum Dimulai
4 hari lalu
Tribunnews Update
Balas Serangan di Lebanon, Hizbullah Gempur Israel dengan Rudal di Tengah Gencatan Senjata AS-Iran
4 hari lalu
Tribunnews Update
Prabowo Berangkat ke Rusia Minggu Ini, Dijadwalkan Bertemu Putin Bahas Energi hingga Geopolitik
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.