Konflik Rusia vs Ukraina
Bentrok Antar Pasukan Rusia, Grup Wagner Tak Sudi Perang di Ukraina jika Dijadikan 'Badut' Moskow
TRIBUN-VIDEO.COM - Seusai merebut Bakhmut, tentara bayaran Rusia Grup Wagner menyerahkan wilayah tersebut ke Rusia.
Bahkan mereka tak mau lagi bertempur melawan Ukraina.
Pasalnya menurut Grup Wagner mereka hanya dijadikan 'badut' dari tentara Rusia.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Grup Wagner yakni Yevgeny Prigozhin pada Kamis (1/6/2023).
Ia mengatakan akan menarik seluruh pasukannya dari medan perang.
Ancaman itu akan menjadi kenyataan saat tentara bayaran Rusia masih diatur-atur oleh pasukan Moskow.
Adapun pernyataan itu disampaikan Prigozhin saat merayakan ulang tahun Wagner yang ke-62.
Prigozhin menyebut pasukannya akan mulai meninggalkan Kota Bakhmut sejak 1 Juni 2023.
Sementara kota tersebut akan sepenuhnya diserahkan kepada tentara Rusia pada 5 Juni.
Penyerahan kota itu terjadi setelah Grup Wagner menggempur Bakhmut selama berbulan-bulan.
Diketahui sebelumnya, hubungan Prigozhin dengan pejabat Rusia tidak akur.
Terlebih sahabat Presiden Vladimir Putin ini terlibat cekcok dengan Menteri Pertahanan Rusia.
Hal itu disebabkan pemerintah Rusia tak kunjung memberikan bantuan senjata kepada Grup Wagner.
Sehingga Prigozhin mengklaim pasukannya banyak yang tewas di medan perang lantaran kekurangan senjata.
(Tribun-Video.com/Dailymail)
#beritaterbaru #beritaterkini #beritaviral #live #breakingnews
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Negara Teluk Incar Terra Drone Murah Buatan Ukraina, Strategi Baru Lawan Iran Imbas Krisis Rudal
6 hari lalu
Tribun Video Update
Prabowo Klaim Indonesia Jadi Negara Aman jika Perang Dunia III Meletus: Orang Rusia-Ukraina di Bali
6 hari lalu
Mancanegara
SEBUT RI JADI NEGARA AMAN JIKA PD III PECAH, Prabowo: Banyak WN Rusia di Bali
6 hari lalu
Tribunnews Wiki Update
Prabowo Sebut RI Aman Jika Perang Dunia III Pecah, Soroti Warga Rusia Menetap di Bali
6 hari lalu
Mancanegara
Israel Terancam Lumpuh! Rusia Bocorkan Data Rahasia Israel Kepada Iran untuk Serangan lanjutan
7 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.