TRIBUNNEWS UPDATE
Bukan AS, Rusia Targetkan Negara Ini sebagai Sasaran Perang Militer Selanjutnya seusai Ukraina
TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia sudah memiliki target selanjutnya untuk perang militer pasukannya.
Negara tersebut akan menjadi target militer yang sah setelah Rusia melawan Ukraina.
Lantas negara manakah yang dimaksud oleh Rusia?
Rusia akan menjadikan negara Inggris sebagai sasaran perang selanjutnya.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev.
Pernyataan itu disampaikan oleh Medvedev di Twitternya pada hari ini Rabu (31/5/2023).
Rusia menargetkan Inggris lantaran London mengirim senjata ke Ukraina.
Pasalnya Rusia menilai Inggris telah tergolong mengajak perang Moskow.
Menurut Medvedev tindakan Inggris sebagai perang de facto.
Adapun Inggris telah memberikan bantuan senjata ke Ukraina.
Bahkan London ikut melatih pasukan Kiev dalam mengoperasikan senjata di medan perang.
Medvedev mengatakan pejabat Inggris akan menerima konsekuensi dari apa yang telah dilakukan.
(Tribun-Video.com/ria.ru)
Baca: Pertama Kali! Rusia Bakal Sebar Kapal Bersenjata Nuklir di Kutub Utara, Ancaman Nyata untuk NATO
Baca: Pasukan Rusia Unit Chechnya Berhasil Menyerang Pasukan Ukraina di Dekat Kota Maryinka
#beritaterbaru #beritaterkini #beritaviral #live #breakingnews #russia #rusia #inggris #russiawar #internasional #international #beritainternasional
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Kapal Perang AS Dekati RI, Iran Murka Tembaki 2 Kapal Tanker Mitra AS di Hormuz
Sabtu, 18 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Front Perang Baru! Kapal Perang Jepang Terjang Garis Merah Beijing, Hadapi Armada Tempur Laut China
Sabtu, 18 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Armada Perang AS Diam-diam Menuju Perairan Dekat Indonesia, Klaim Berburu Kapal Tanker Milik Iran
Sabtu, 18 April 2026
Terkini Nasional
Stok Rudal AS Menipis Akibat Perang Iran, Pemulihan Butuh Bertahun tahun
Sabtu, 18 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Antisipasi Amerika Serikat jika Negosiasi Iran Tak Kunjung Deal, Langsung Ungkap Ancaman Besar
Sabtu, 18 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.