Selasa, 28 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Pengamat Sebut Jokowi Sakit Hati pada PDIP hingga Pilih 'Endorse' Prabowo Dibanding Ganjar Pranowo

Rabu, 31 Mei 2023 19:12 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Elektabilitas Prabowo Subianto belakangan meroket meninggalkan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Pengamat politik Bawono Kumoro menyebut hal itu karena Presiden Jokowi memilih mengendorse Prabowo daripada Ganjar.

Menurutnya, sang presiden merasa sakit hati dengan partainya sendiri buntut menolak Timnas Israel.

Diketahui beberapa bulan lalu, Indonesia gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 yang disebut-sebut karena menolak Timnas Israel untuk datang ke Indonesia.

Di mana beberapa pihak yang menolak kedatangan Timnas Israel tersebut adalah Ganjar Pranowo dan PDI-P.

Bawono Kumoro menyebut aksi tersebut diibaratkan menusuk Presiden dari belakang.

Baca: Mereka Saudara Saya, Prabowo Sebut Anggap Ganjar dan Anies Bukan Lawan Jika Keduanya Maju Capres

Sebab, hal yang dilakukan itu dianggap telah mencoreng citra baik Presiden di dunia internasional.

Maka diduga Jokowi merasa sakit hati dengan hal tersebut hingga memilih mengendorse Prabowo.

"Sikap dari PDIP dan penolakan dua gubernur terhadap kehadiran Israel hingga kemudian berujung pada pembatalan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 oleh FIFA ibarat menusuk Presiden dari belakang," kata Bawono.

"Alih-alih turut mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam sukseskan perhelatan bergengsi itu justru dua gubernur itu justru menunjukkan sikap bertentangan," terang Bawono.

Bawono berujar bahwa hal itu tentunya membawa dampak positif bagi elektabilitas Probowo di pilpres.

Terbukti dalam survei elektabilitas Prabowo di bulan Mei mencapai 35,8 persen.

Apabila dibandingkan survei periode bulan April lalu juga temuan Populi Center elektabilitas dari Prabowo Subianto 30,8 persen.

Baca: Ramalan Gus Dur soal Prabowo Bakal Jadi Presiden di Masa Tua Disebut Menguat, Akankah Terbukti?

Namun, dirinya enggan menyebut langkah politik Jokowi tersebut dengan istilah cawe-cawe.

"Bila Presiden sekadar menunjukkan kecenderungan kepada salah satu bakal capres, tidak bisa dikatakan cawe-cawe dalam pengertian negatif," ujar Bawono.

Selain itu, imbas endorse dari presiden itu membuat basis-basis pemilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 memilih Prabowo.

"Sangat mungkin peningkatan dukungan terhadap Prabowo dari basis pemilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin disebabkan endorsement."

"Baik secara tersirat maupun tersurat dari Presiden terhadap Prabowo dalam sejumlah kesempatan," beber Bawono.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tren Positif Elektabilitas Prabowo Subianto, Pengamat: Efek Endorse Presiden Jokowi

#beritaterbaru #beritaterkini #beritaviral #live #breakingnews #elektabilitascapres2024 #capres2024 #prabowo #ganjarpranowo #pdiperjuangan #jokowi

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Dhea Andika Rizqi
Video Production: Dwi Adam Sukmana
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Jokowi   #PDIP   #Ganjar Pranowo

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved