LIVE UPDATE MANCANEGARA
Ukraina Terancam Kena Serangan Nuklir Pre-Emptive Jika Terima Bantuan Senjata Lagi dari Barat
TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia mengancam akan menghancurkan wilayah Ukraina lebih kejam lagi menggunakan menggunakan nuklir pre-emptive.
Peringatan ini akan terwujud seandainya barat nekat menyediakan senjata nuklir bagi Ukraina.
Melansir Newsweek pada Jumat (26/5/2023) Wakil Letua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev mengatakan ada beberapa aturan perang yang tak bisa diubah.
Terutama pengiriman senjata nukli.
Baca: Jenderal Top AS Larang Ukraina Serang Rusia Pakai Peralatan Militernya, Antisipasi Perang Jadi PD 3
Mantan Presiden Rusia tersebut menilai, pihaknya akan mencegah Barat mengirimkan senjata nuklir tersebut ke Kyiv.
Sepanjang invasi skala penuh Rusia, yang dimulai pada Februari 2022, Kyiv telah menerima banyak sekali senjata dan peralatan militer dari sekutu Baratnya.
Ini termasuk jet tempur MiG-29, sistem anti-pesawat, drone taktis, sistem roket, howitzer, dan peluru artileri.
Belum ada diskusi publik untuk memberi Ukraina senjata nuklir.
Kantor berita Rusia Tass mengutip Medvedev yang mengatakan bahwa ada kemungkinan Ukraina "menerima pesawat tempur" dan "bahkan mungkin senjata nuklir" dari sekutu Baratnya.
Jika ini terjadi, makan Rusia akan mengerahkan rudal dengan hulu ledak nuklir ke Ukraina.
Baca: Medvedev: Nuklir Pre-emptive Rusia Siap Meluncur ke Ukraina jika Barat Jadi Kirim Senjata Nuklir!
Medvedev mengatakan, AS beroperasi sebagian besar dalam bidang kepentingan pragmatisnya.
Mereka tidak mengobarkan perang, mereka malah menghasilkan uang.
Presiden Joe Biden pekan lalu menyetujui transfer F-16 ke Ukraina dari sekutunya dan pelatihan AS untuk pilot Ukraina.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah lama meminta sekutu Baratnya untuk menyediakan jet tempur canggih bagi militernya untuk membantu perang yang sedang berlangsung melawan Rusia.
Medvedev juga mempertimbangkan berapa lama dia yakin perang bisa bertahan.
Baca: Eks Presiden Rusia: Perang Bisa Sampai Puluhan Tahun, Tak Bisa Negosiasi jika Zelensky Masih Berjaya
Medvedev telah sering mengeluarkan ancaman nuklir selama invasi besar-besaran Putin ke Ukraina.
Presiden Vladimir Putin sendiri mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi kepada negara pada September 2022 bahwa dia siap menggunakan senjata nuklir untuk mempertahankan wilayah Rusia.
Dia juga menyarankan bulan ini bahwa Rusia tidak memiliki pilihan selain "penghapusan fisik Zelensky dan komplotannya."
Dia membuat pernyataan di saluran Telegramnya setelah dua pesawat tak berawak menabrak Kremlin di Moskow pada 3 Mei.
Zelensky membantah terlibat, dengan mengatakan negaranya tidak memiliki senjata yang mampu melakukan serangan semacam itu.(*)
Artikel ini telah tayang di Newsweek dengan judul Russia's Medvedev Threatens Ukraine With Pre-Emptive Nuclear Strike
# Ukraina # Serangan Nuklir # senjata # Rusia
Reporter: sara dita
Videografer: Ramadhan Aji Prakoso
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Tribun Video
Berita Terkini
Perundingan AS-Iran di Islamabad Buntu, Pakistan Minta Kedua Pihak Tetap Jaga Gencatan Senjata
4 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Negara Nuklir Kerahkan 3 Jet Tempur ke Arab Saudi saat Gencatan Senjata AS-Iran, Teheran Mengancam
5 jam lalu
Berita Terkini
Negosiasi 21 Jam di Pakistan Gagal, Iran Sebut Tuntutan Amerika Serikat Terlalu Berlebihan
7 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDTAE
Iran Tegaskan Gencatan Senjata Berarti Damai Total Soroti Lebanon Harus Disertai Penghentian Konflik
11 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.