LIVE UPDATE MANCANEGARA
Pembelot Putin Klaim Berhasil Merebut Belgorod!, Bersumpah 'Membebaskan Rusia' dari Putinisme
TRIBUN-VIDEO.COM - Serangan yang melibatkan pejuang anti-Kremlin dilaporkan terjadi di Oblast Belgorod Rusia.
Pejuang Rusia yang bertugas di Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan mereka telah merebut pemukiman di wilayah Belgorod, yang terletak di dekat perbatasan Ukraina.
Politisi Rusia yang diasingkan Ilya Ponomarev, mengatakan bahwa kelompok Legiun Kebebasan Rusia dibentuk beberapa minggu setelah invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada Februari 2022.
Pasukan anti Rusia ini dibentuk untuk membebaskan Rusia dari Putinisme.
Baca: Rusia Siap Cabik-Cabik Jet Tempur F-16 yang Diberi AS untuk Ukraina, Beri Ancaman Balasan Ini
Legiun dinyatakan sebagai organisasi teroris oleh Mahkamah Agung Rusia pada bulan Maret.
Kelompok itu mengklaim di saluran media sosialnya pada hari Senin bahwa mereka, bersama Korps Sukarelawan Rusia (RVC), telah "sepenuhnya membebaskan" pemukiman Kozinka di Belgorod, dan unit-unitnya telah memasuki Graivoron.
Gubernur Regional Belgorod Vyacheslav Gladkov mengumumkan bahwa "kelompok sabotase dan pengintaian Angkatan Bersenjata Ukraina" telah memasuki wilayah Graivoron.
Melalui saluran Telegramnya, Gladkov mengklaim Angkatan bersenjata Federasi Rusia, bersama dengan dinas perbatasan, Garda Rusia, dan [Dinas Keamanan Federal Rusia] FSB, mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghabisi musuh.
Kantor berita Ukraina melaporkan pada hari Senin bahwa sebuah pesan disiarkan di stasiun radio yang mengatakan bahwa Belgorod akan segera "merdeka."
RVC mengatakan di saluran Telegram-nya bahwa para pejuangnya berada di Rusia, mempublikasikan sebuah klip pendek yang menunjukkan para anggotanya berdiri di depan rambu-rambu jalan di wilayah Belgorod.
Baca: Taktik Hungaria Gagalkan Sanksi ke-11 UE, Halang-halangi Pasok Senjata 500 Juta Euro ke Ukraina
Sementara Direktorat Intelijen Utama Kementerian Pertahanan Ukraina mengonfirmasi bahwa pesawat tempur RVC dan Legiun memasuki wilayah Belgorod, dan mengatakan bahwa mereka melakukan operasi untuk menciptakan "zona keamanan untuk melindungi warga sipil Ukraina."
"Peristiwa di wilayah Belgorod dan wilayah perbatasan lainnya adalah hasil dari invasi skala penuh dan perang agresif Rusia [Presiden Rusia Vladimir] Putin terhadap Ukraina.
Warga Federasi Rusia, yaitu pasukan RVC dan Legiun bertanggung jawab atas peristiwa ini," kata Andriy Yusov, juru bicara badan intelijen militer Ukraina, GUR.
Sekretaris pers Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Putin mengetahui adanya upaya "kelompok sabotase Ukraina" untuk menerobos masuk ke wilayah Belgorod.
"Upaya sedang dilakukan untuk mengusir mereka keluar dari wilayah Rusia dan menghancurkan kelompok sabotase ini," kata Peskov. (*)
Artikel ini telah tayang di Newsweek.com dengan judul " Pembelot Putin Mengatakan Mereka Telah Merebut Kota Belgorod, Bersumpah untuk 'Bebaskan Rusia'"
# Belgorod # Vladimir Putin # Rusia # Ukraina
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Videografer: Ramadhan Aji Prakoso
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Bom Gudang Senjata Ukraina di Dubai, Ancam Kiev Jadi Target Sah Jika Cawe-cawe Perang AS-Israel
7 hari lalu
Internasional
Pasukan Elit Chechnya Rusia Siap Tempur Bantu 1 Juta Kombatan Teheran Kepung AS di Perang Darat
7 hari lalu
Konflik Timur Tengah
Rusia Salahkan AS! Moskow Bereaksi Keras atas Gugurnya 3 TNI yang Diduga Ditembaki Tank Israel
7 hari lalu
LIVE UPDATE
Penampakan Kapal Perang dan Kapal Selam Rusia di Tanjung Priok, Bakal Latihan Bareng TNI AL
7 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Dubes Rusia Ungkap Kondisi Mojtaba Khamenei, Bantah Dievakuasi ke Moskow demi Alasan Keamanan
7 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.