Mancanegara
NATO KETERGANTUNGAN dengan Rusia, Cara Cerdik Mosow Berhasil Bikin AS Tak Bisa Lepas Cengkeraman
TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia memiliki taktik khusus agar membuat negara-negara NATO ketergantungan dan tak bisa lepas dari cengkeram Moskow.
Kremlin terus menjual bahan bakar nuklir ke Amerika Serikat (AS) yang jumlahnya hampir 1 miliar dolar.
Diketahui AS dan sekutunya memberikan berbagai sanksi kepada Rusia terkait invasinya ke Ukraina.
Tapi sanksi itu justru menjadi bumerang bagi mereka.
Salah satu yang tak tergantikan adalah energi nuklir.
Dikutip dari Newsweek, energi nuklir, yang menghasilkan tenaga melalui proses pemisahan atom uranium, telah menghindari sanksi selama lebih dari satu tahun perang.
Pengayaan uranium adalah proses yang sangat terspesialisasi yang hanya dapat dilakukan di negara tertentu, seperti Rusia.
Rusia memiliki beberapa pasokan uranium terbesar di dunia.
Baca: Sinopsis Game Call of Duty: Modern Warfare 2, Teroris Rusia Membantai Warga Sipil di Bandara Moskow
Baca: 3 Wilayah Perbatasan Rusia Diserang Drone & Tembakan Altileri Ukraina, Balasan Serangan Moskow
Mereka juga unggul dalam proses yang diperlukan untuk mengubahnya menjadi uranium yang diperkaya, yang kemudian dapat digunakan sebagai bahan bakar nuklir.
Pabrik komersial yang mengonversi uranium beroperasi di Rusia, Kanada, Cina, dan Prancis, dengan Rusia memiliki infrastruktur yang paling dibutuhkan untuk konversi tersebut.
Inilah yang membuat Rusia memanfaatkan keadaan untuk mencengkram NATO.
Dengan bahan bakar nuklir itu, NATO dan negara Barat menjadi ketergantungan dengan Moskow.
Perusahaan nuklir milik negara Rusia Rosatom telah menjadi pemasok bahan bakar nuklir yang agresif dan memegang pangsa pasar dunia yang signifikan.
Karena itu, Rosatom State Nuclear Energy Corporation—kumpulan pemasok nuklir Rusia—menyediakan seperempat dari bahan bakar nuklir AS, dan Amerika Serikat terus membayar sumber daya tersebut, menghabiskan total 1 miliar dolar tahun lalu, menurut sebuah laporan oleh the Jurnal Wall Street.(*)
Artikel ini telah tayang di Newsweek.com dengan judul Putin Still Selling U.S. Nearly $1 Billion in Nuclear Fuel
# Moskow # Ukraina # Rusia # NATO
Reporter: sara dita
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Rusia & China Diprediksi akan Pakai Hak Veto untuk Resolusi PBB Selat Hormuz, Tak Mau Sudutkan Iran
2 hari lalu
TRIBUNNEWS ON FOCUS
[FULL] Kunci Perang Iran Berakhir, Pakar: Eropa, China & Rusia Harus Desak AS Stop Tunduk ke Israel
3 hari lalu
Tribunnews Update
Di Tengah Retaknya Hubungan Trump dan Eropa, Polandia Tegaskan AS Sangat Penting untuk Aliansi NATO
3 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Misi Trump di Hormuz Diklaim Gagal Total, Rubio Minta Rusia Tak Veto Resolusi
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.