TRIBUNNEWS UPDATE
Hari ke-442, Inggris Pasok Storm Shadow ke Ukraina, AS Tuding Afrika Selatan Kirim Senjata ke Rusia
TRIBUN-VIDEO.COM - Operasi militer khusus Rusia ke Ukraina terus bergulir hingga hari ke-442 pada Kamis (11/5/2023).
Ada sederet peristiwa di antaranya Inggris menyatakan akan mengirim rudal Storm Shadow ke Ukraina.
Hingga, Amerika Serikat (AS) menuding Afrika Selatan memasok senjata ke Rusia.
Dikutip dari Tribunnews.com pada Jumat (12/5/2023), dalam hari ke-442, perang Rusia dan Ukraina masih berkecamuk.
Kini, Ukraina mendapat pasokan senjata dari sekutu Barat.
Rudal Storm Shadow akan dipasok dari Inggris.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace.
Dengan ini, Inggris menjadi negara pertama yang sumbang rudal jarak jauh.
Wallace berharap dengan dukungan Inggris ini, Ukraina mampu mempertahankan diri dari serangan Rusia.
Menurutnya, Ukraina memiliki hak untuk dapat mempertahankan diri terhadap serangan Rusia.
Menteri Pertahanan Inggris menekankan, rudal yang dipasok itu memungkinkan Ukraina untuk memukul mundur pasukan Rusia yang berbasis di dalam wilayah kedaulatan Ukraina.
Baca: Terkonfirmasi! Patriot MIM-104 Buatan AS-Ukraina Tidak Menembak Jatuh Rudal Hipersonik Kinzhal Rusia
Baca: Licik! Ukraina Diklaim Pakai Zat Terlarang dalam Perang, Tentara Rusia Langsung Tepar saat Menghirup
Disebutkan Wallace, senjata tersebut menjadi kesempatan terbaik untuk Ukraina dalam pertempuran dengan Rusia.
"Ukraina memiliki hak untuk dapat mempertahankan diri terhadap hal ini dan penggunaan Storm Shadow akan memungkinkan Ukraina untuk memukul mundur pasukan Rusia yang berbasis di dalam wilayah kedaulatan Ukraina," jelas Ben Wallace.
Dalam hari ke-442 ini, Duta Besar AS untuk Afrika Selatan, Reuben Brigety menuding Afrika Selatan secara diam-diam memasok senjata ke Rusia.
Meski Afrika Selatan sudah mengaku netral menyikapi perang Rusia dan Ukraina.
Dalam pernyataannya, AS yakin senjata dan amunisi telah dimuat ke kapal barang Rusia yang berlabuh di pangkalan angkatan laut Cape Town pada bulan Desember.
"Mempersenjatai Rusia sangat serius, dan kami tidak menganggap masalah ini telah diselesaikan, dan kami ingin Afrika Selatan untuk (mulai) mempraktikkan kebijakan non-bloknya," kata Brigety.
Terkait hal ini, Afrika Selatan membantah tuduhan itu,.
Juru bicara Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Vincent Magwenya menegaskan, pernyataan Duta Besar AS justru merusak semangat kerja sama dan kemitraan antara kedua negara.
Ia kecewa Duta Besar tersebut telah mengadopsi sikap publik yang kontra-produktif.
(Tribun-Video.com/ Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rangkuman Hari Ke-442 Serangan Rusia ke Ukraina: Afrika Selatan Dituding Pasok Senjata ke Rusia, Inggris Sumbang Rudal ke Ukraina "
HOST: BIMA MAULANA
VP: Nur Rohman Urip
#beritaterbaru #beritaterkini #beritaviral #live #breakingnews
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Kompas.com
Mancanegara
Rusia Murka! Langsung Telepon Iran seusai Israel Langgar Gencatan Senjata, Ancaman Keras Diluncurkan
Jumat, 10 April 2026
Tribunnews Update
Kejagung Tetapkan Riza Chalid sebagai Tersangka Korupsi Petral, Kini Diburu dan Masuk DPO
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Predator Laut Iran Buat Kapal Induk AS Mundur, AS Sulit Kendalikan Hormuz
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
Polemik Motor SPPG, Purbaya Akui Miskomunikasi & Kecolongan, Pastikan Hentikan Pembelian di 2026
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
Rampung Diperiksa, 5 Tersangka Korupsi Petral Diborgol, Pakai Rompi Digiring ke Mobil Tahanan
Kamis, 9 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.