Rabu, 15 April 2026

LIVE UPDATE

Melihat Langsung Hutan Amazon, Gubernur Kaltim Terpana hingga Belajar ke Masyarakat Cara Lestarikan

Kamis, 11 Mei 2023 19:20 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Isran Noor saat di Negara Brazil berkesempatan melihat secara langsung hutan amazon dan mempelajari masyarakat dan pemerintah setempat dalam menjaga kelestarian.

Setelah menuntaskan seluruh rangkaian acara di Kota Cuiaba, Provinsi Mato Grosso, Gubernur Kaltim Isran Noor dan Sekdaprov Sri Wahyuni bertolak menuju Kota Alta Floresta, masih di Provinsi Mato Grosso.

Isran Noor dan rombongan terbang dari Bandara Internacional Marechal Rondon Cuiaba.

Perjalanan menuju Kota Alta Floresta ditempuh dalam waktu 1 jam dan 15 menit.

Baca: Sinopsis Sewu Dino: Kisah 3 ART Harus Merawat Dela Kena Santet di Gubuk Tersembunyi Tengah Hutan

Bersama Gubernur Isran Noor juga terdapat rombongan dari Indonesia lainnya, seperti dari Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).

Mereka menyambut Gubernur dengan sangat hangat dan positif, serta juga tidak sulit berbagi tentang keberhasilan menjaga hutan hingga mendapat dukungan pendanaan dari negara-negara donor.

Gubernur Isran Noor dan rombongan Indonesia sendiri tepatnya, Sabtu (6/5/2023) berkesempatan mengunjungi Hutan Amazon di Provinsi Mato Grosso, Brasil.

Pengawalan polisi federal setempat juga mendampingi Isran Noor dan rombongan yang berangkat menggunakan bus dari Kota Alta Floresta menuju Kota Kecil Parameita, wilayah setingkat Kabupaten.

Di Kota Kecil Paramieta, Gubernur Isran Noor bertemu dan berdiskusi dengan pengurus koperasi masyarakat serta kelompok tani keluarga.

Tak hanya itu, lembaga lokal seperti NGO yang melakukan pendampingan untuk masyarakat juga ikut dalam diskusi.

Baca: Spot Camping Baru di Tengah Hutan Jati Bukit Aslan, Usung Konsep Outdoor Activity Area

Di lokasi, Gubernur dan rombongan diperlihatkan hasil produk pertanian dan perkebunan.

Antara lain buah semangka, pisang, jeruk, blewah, pepaya, markisa dan produk olahan berupa kue tradisional berbahan buah-buahan serta sayuran, juga mesin pengolahan buah-buahan.

Masyarakat di Brazil mendapatkan kesempatan dalam memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang digunakan secara produktif untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka.

Dengan berjalan kaki sekitar 500 meter, Gubernur Isran beserta rombongan turut melihat pemukiman areal perkebunan dan pertanian masyarakat setempat sembari melakukan dialog.

Gubernur juga mendapat banyak penjelasan dari NGO setempat.

Selain dijual di pasar lokal, produk pertanian dan perkebunan juga dikirim keluar kota dalam Provinsi Mato Grosso.

Selepas istirahat, makan siang dan salat, rombongan mengunjungi koperasi masyarakat yang mengolah susu, keju dan serta jus buah-buahan.

Rombongan mendapatkan penjelasan bagaimana koperasi yang dibentuk dapat membantu masyarakat dalam kepemilikan lahan.

Serta membeli produk-produk peternakan berupa susu sapi yang kemudian diolah dan dijual ke pasar.

Baca: Ridwan Kamil Minta Kepala BPSDM Pangandaran Dinonaktifkan Buntut Dugaan Kasus Pungli yang Viral

Di sana juga diatur pembagian keuntungan bagi anggota koperasi.

Berdasarkan penjelasan dari masyarakat dan NGO lokal setempat, deforestasi juga berlangsung di kawasan penyangga Hutan Amazon sejak 40 tahun lalu.

Isran Noor menjelaskan, melalui reformasi agraria, Pemerintah Brasil memberikan hak kepemilikan kepada masyarakat di area terdeforestasi untuk dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, perkebunan dan peternakan.

Sehingga kawasan Hutan Amazon dapat terjaga kelestariannya karena masyarakat lokal yang mendiami lokasi penyangga dapat berperan menjaga hutan mereka dengan baik. (*)

# Hutan Amazon # Gubernur Kaltim # Brazil # hutan

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Videografer: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Hutan Amazon   #Gubernur Kaltim   #Brazil   #hutan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved