Minggu, 11 Mei 2025

Haji 2023

Petugas Haji Indonesia Gendong Ransel Kursi Roda demi Jemaah, Sekjen Kemenag Ceritakan Awal Mulanya

Rabu, 10 Mei 2023 17:56 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM, Jakarta - PERNAH lihat petugas haji Indonesia menggendong kursi roda di Tanah Suci?

Inisiatornya adalah Prof Dr M Nizar (59 tahun), Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama.

Awal Mei 2023 ini, momennya tepat enam tahun lalu.

Petugas haji beransel kursi roda itu menjadi 1 dari 13 elemen utama petugas haji nonkloter hingga kini.

Nomenklatur resminya bernama Petugas Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji (P3JH).

Baca: Indonesia Dapat Tambahan 8.000 Kuota Haji, Tinggal Menunggu Keputusan Surat Resmi dari Arab Saudi

"Ya, itu di masa saya jadi dirjen haji," kata Nizar saat membuka Bimtek Edukasi Media Center Haji (MCH) 2023 di Kebon Sirih, Jakarta, Senin (7/5/2023) malam.

Event bimtek itu diikuti 61 jurnalis media nasional dan lokal, produser, serta Humas Kemenag dari seluruh Indonesia.

Bagi MCH 2023, ini adalah bimbingan teknis kedua, setelah bimtek terintegrasi serentak bersama 1.200 petugas haji nonkloter di Asrama Haji Pondok Gede, awal April 2023 lalu.

Dan ternyata, gagasan "petugas mitigasi jamaah" itu ada ketelibatan jurnalis dari anggota tim media center haji.

"Kala itu, saya tantang seorang wartawan MCH untuk gendong jamaah lansia untuk pergi jamarat, mau nggak masuk surga," kenang guru besar ilmu hadist dari UIN Sunan Kalijaga, Jogyakarta, itu.

Tantangan sekjen kepada wartawan itu terjadi pada MCH musim haji ini 1437 Hijriyah atau 2017 silam.

Baca: Imam Masjid Madinah Sindir Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, Doyan Selfie saat Ibadah

"Saat itu saya inspeksi persiapan puncak musim haji," kenang mantan Ketua PW Nahdlatul Ulama (NU) Jogyakarta itu.

Nizar mengaku lupa nama wartawan dan asal medianya.

"Sebagai sekjen, selalu ada wartawan yang ikut. Ya, dapati ada jamaah kita yang hampir bayar 500 Riyal untuk pakai jasa kursi roda dari Mina ke tempat jumrah, sekitar 5 kilo meter."

Kurs tengah Riyal ke rupiah saat itu Rp 4.000. "Itu artinya jamaah harus bayar empat juta Rupiah," ujar mantan Wakil Rektor IAIN Sunan Kalijaga itu.

Nizar mengaku miris melihat jemaah berpotensi tak bisa menuntaskan rukun dan wajib haji hanya karena kelelahan, kaki melepuh, dan musim panas Dzulhijjah yang menyengat.

Sebagai penanggung jawab teknis utama sukses pelayanan ibadah haji, Nizar terenyuh melihat nasib jemaah lanjut usia yang nyaris ketipu jasa penyewaan kursi roda dari mukimin Arab Afrika di Musdalifah.

Setelah tantangannya ke wartawan itu, Nizar mengumumkan fatwa petugas haji, P3JH harus ada di penyelenggaraan haji tahun berikut.

Baca: Sempat Ambil Biaya Pelunasan, Jemaah Lunas Tunda 2020 & 2022 Wajib Bayar Biaya Haji Rp 9-24 Juta

Sebelum sekjen, Nizar kala itu dipercaya Menag Lukman Hakim Syaifuddin (2014-2019) menjabat Direktur Jenderal Pembinaan Haji dan Umrah (PHU) kemenag.

Lukman adalah politisi PPP, Partai Persatuan Pembangunan.

Nizar dikukuhkan jadi sekjen di periode awal Fahrurrozi jabat menag (September 2020).

Tugas Pokok P3JH ini awalnya tim gerak cepat gabungan medik, paramedik, dan pelindungan jamaah (linjam) dari TNI-Polri.

Selain membawa obat-obatan darurat, P3K (pertolongan pertama pada kecelakaan), mereka juga wajib membawa portable whell chair, atau kursi roda lipat.

Nah, mulai musim haji 2018, struktur personalia P3JH terus disempurnakan.

Satu tim P3JH terdiri dari 20 petugas haji. Komposisinya dari petugas medik kemenkes dan dari kampus UIN yang membuka program studi kedokteran, linjam, paramedis dari rumah sakit haji, dan rumah sakit TNI-Polri.

Layaknya unit tugas lain, seperti transportasi, linjam, katering, kesehatan, dan atau petugas khusus lansia, P3JH juga ada di tiap daerah kerja (Mekah, Madinah, dan dua bandara).

Bahkan sejak 2022 lalu, ditempatkan P3JH di sektor khusus, seperti Masjidiil Haram, Masjid Nabawi, Jamarat, dan di Arafah.

Pria kelahiran Jepara, 21 Maret 1964 itu, berharap kepada para anggota MCH 2023, juga mengambil-peran peran sederhana dari P3JH, membantu jamaah khususnya para lansia dan penyandang disabilitas.

"Pokonya kalau sudah berseragam petugas, ya harus siap bantu semua jemaah," ujar Nizar yang kini menjabat Wakil Ketua PB NU itu.

Musim haji tahun ini, Indonesia mendapat 221 ribu kuota haji.

Komposisinya 203 ribu jamaah haji reguler, 17,9 ribu jamaah haji khusus, sekitar 4.200 petugas.

"Tahun ini kita dapat lagi tambahan kuota 8.000, tapi harus dapat persetujuan DPR dulu," kata Nizar. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribuntoraja.com dengan judul Cerita Sekjen Kemenag: Awal Mula Petugas Haji Beransel Kursi Roda di Tanah Suci

VP: Rahmat Gilang Maulana

# Petugas Haji Indonesia # Ransel Kursi Roda # Jemaah # Kemenag

Editor: Bintang Nur Rahman
Video Production: Rahmat Gilang Maulana
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved