TRIBUNNEWS UPDATE
Bom Luncur Rusia Mempersulit Rencana Kiev Melancarkan 'Serangan Musim Semi'
TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia menggunakan bom yang dipasangi sayap untuk melewati pertahanan udara Ukraina dan pasukan penghancur yang berkumpul untuk serangan musim semi yang banyak digembar-gemborkan, dikutip dari The Telegraph.
Terkait Serangan baru ini Kiev untuk sekali lagi meminta bantuan pesawat tempur F-16 dari Barat.
Pejabat Kiev memperkirakan bahwa Angkatan Udara Rusia menggunakan setidaknya 20 bom semacam itu per hari.
Baca: Ukraina Hancurkan 35 Drone Shahed Rusia! Ditembak Jatuh ketika Rusia Sibuk Perbaharui Serangan Udara
Yury Ignat Juru bicara Angkatan Udara Ukraina mengatakan senjata itu telah digunakan "dengan intens" selama sebulan terakhir, dan menggambarkannya sebagai "ancaman serius".
Menurut Ignat, penggunaan bom luncur berarti Moskow “kehabisan” rudal jelajah setelah “gagal mengendalikan langit di atas Ukraina.”
Bom tersebut mengungguli pertahanan udara taktis Ukraina, yang telah dipindahkan ke garis depan untuk mendukung serangan yang waspadai, dikutip dari The Telegraph.
Ignat mengatakan kepada bahwa Kiev tidak berdaya dalam menghentikan bom Rusia dan memohon AS serta sekutunya untuk mengirim pesawat tempur F-16.
Baca: Adu Kekuatan Tentara Pamungkas Rusia vs Pasukan Elit Kyiv Ukraina, Mana yang Lebih Kuat Saat Perang?
“Hanya satu atau dua saja sudah cukup untuk menghalangi mereka, karena Rusia akan melihat bahwa beberapa benda ini ada di udara dan mereka akan menghindari mendekat,” jelasnya.
Selama beberapa hari berturut-turut, Rusia telah menggunakan rudal jelajah dan drone dalam gelombang serangan yang menyasar, depot bahan bakar dan amunisi, serta area konsentrasi pasukan Ukraina selama beberapa hari.
Drone taktis juga telah dilaporkan merusak pertahanan udara Ukraina di sepanjang garis depan.
Beberapa ahli militer AS juga mencatat peningkatan penggunaan bom luncur baru-baru ini oleh rusia, dan memprediksi peningkatan superioritas udara Rusia karena pertahanan udara Ukraina terus memburuk.
(TribunVideo.com/RT)
Artikel ini telah tayang di RT.com dengan judul New weapon ‘changing course’ of Ukraine conflict – Telegraph
Host: Abdul Salim
Vp: Fajar
# Rusia # Ukraina # Perang # Bom Jelajah # Drone
Reporter: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Peran China di Balik Kesepakatan Gencatan Senjata AS-Iran, Berupaya Mencapai Pengakhiran Perang
1 hari lalu
Tribunnews Update
Wacana Trump Berlakukan Sanksi 50 Persen bagi Negara Pemasok Senjata Iran Selama Gencatan Senjata
1 hari lalu
Mancanegara
Israel Terancam Lumpuh! Rusia Bocorkan Data Rahasia Israel Kepada Iran untuk Serangan lanjutan
1 hari lalu
Tribunnews Update
Netanyahu Dihujat Oposisi seusai Dukung Gencatan Senjata AS-Iran, Dinilai Bakal Buat Bencana Politik
1 hari lalu
Tribunnews Update
Kata Bahlil Soal 2 Kapal Indonesia Masih Tertahan di Selat Hormuz, Harap Jeda Konflik Jadi Solusi
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.