Jumat, 1 Mei 2026

Pengakuan Ibu dari Bocah yang Tewas Tertimpa Konblok, Anaknya Masih Bernapas tapi Ditutupi Kardus

Selasa, 11 September 2018 16:18 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Bocah 8 tahun berinisial AW tewas usai mengalami luka berat di kepala karena tertimpa konblok di sekitar Rusun Tahap 3, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9/2018).

Melansir Wartakotalive, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, korban tertimpa konblok saat jalan kaki dengan 2 temannya sekitar pukul 13.00 WIB.

Tiba-tiba konblok jatuh menimpa kepala korban bagian kiri.

AW langsung jatuh tersungkur dan bersimbah darah.

Sementara itu, ibu AW, Mujiati menceritakan kronologi, dia mengetahui anaknya meninggal karena insiden tersebut.

Melansir Kompas.com, wanita yang sehari-harinya bekerja sebagai penjual kopi keliling menggunakan sepeda itu mengatakan meninggalkan anaknya di rumah.

Dia mengaku tak ada firasat buruk saat itu hingga pukul 12.00 WIB, Mujiati diminta pulang oleh tetangganya karena anaknya mengalami kecelakaan.

Baca: Bocah 8 Tahun Tewas Tertimpa Konblok Rusun Tahap 3 Kemayoran

Mujiati pun mengayuh sepedanya sekencang-kencangnya agar segera tiba di rumah.

Namun, Mujiati tak melihat anaknya saat tiba di rumah, tetangganya pun memintanya ke rusun yang jaraknya sekitar 400 meter dari rumahnya.

Usai sampai di rusun, Mujiati melihat seorang bocah tergeletak di jalan dan ditutup kardus.

Dia pun terkejut ketika membuka kardus, AW sudah tak sadarkan diri.

Mujiati mengungkapkan, dia melihat AW masih bernapas sehingga dia pun heran mengapa warga yang menonton tidak membawanya ke rumah sakit.

Beberapa menit kemudian suaminya datang dan membopong AW ke rumah sakit.

Saat di rumah sakit, petugas medis menyatakan, anaknya sudah meninggal dunia.

Baca: Bocah 9 Tahun di Depok Dilempar Batu Konblok oleh Orang tak Dikenal, Retak Tulang Hidung dan Pipi

Mujiati pun sangat terpukul atas kematian anaknya, dia berharap agar kasus ini bisa diusut oleh pihak kepolisian.

Dia meyakini, konblok tersebut tak jatuh dengan sendirinya karena tak ada pengerjaan proyek di lokasi tersebut.

"Saya minta dihukum mati sajalah. Coba ya, kenapa mereka lakukan seperti itu ke anak saya," katanya.

Dia mengatakan, penghuni rusun sering menjatuhkan benda-benda ke arah jalan dan atap rumah warga.

Namun, Mujiati belum membuat laporan resmi karena keterbatasan yang dia miliki.

Simak videonya di atas.(Tribun-Video.com/Vika Widiastuti)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Bocah Tewas Tertimpa Konblok, Korban Masih Hidup tetapi Ditutupi Kardus"

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Reporter: Vika Widiastuti
Sumber: Kompas.com

Tags
   #Bocah Tewas   #rusun   #Kemayoran

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved