LIVE UPDATE MANCANEGARA
AS Takut Serangan Rusia, Pasang Sensor Atom di Seluruh Ukraina, Bisa Deteksi Ledakan Nuklir Radiasi
TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat (AS) siap siaga menghadang serangan Rusia di Ukraina.
Merka bahkan bersikeras memasang jaringan sensor di seluruh Ukraina untuk mendeteksi ledakan nuklir semburan radiasi.
Sensor akan dapat mendeteksi radiasi dari bom kotor dan senjata nuklir yang diaktifkan di Ukraina.
Dalam sebuah pernyataan, Tim Dukungan Darurat Nuklir (NEST) mengatakan bahwa jaringan sensor atom dikerahkan "di seluruh wilayah".
Sensor ini memiliki kemampuan "untuk mengkarakterisasi ukuran, lokasi, dan efek dari setiap ledakan nuklir."
Langkah itu diduga akan menolak Rusia untuk menggunakan senjata nuklir di Ukraina tanpa atribusi.
Sensor mungkin akan berfungsi sebagai pencegahan.
Baca: Pertama Kalinya! Ukraina Diduga Serang Wilayah Rusia Pakai Drone Kamikaze Buatan Amerika Serikat
Karena mereka akan membuat pembuat keputusan Rusia sadar bahwa Amerika Serikat dapat mengekspos penggunaan senjata nuklir sebagai operasi bendera palsu.
Awal pekan ini, kepala Administrasi Keamanan Nuklir Nasional AS Jill Hruby mengonfirmasi dalam kesaksian kongres.
Ia mengatakam bahwa agensinya, bersama dengan Badan Keamanan Nasional (NSA), telah memasang sensor di Ukraina untuk mendeteksi aktivitas radiologis.
Pihaknya juga telah mulai melatih orang-orang di Ukraina tentang cara mengoperasikannya
Ini sebagai tanggapan jika terjadi ledakan nuklir. (*)
Artikel ini telah tayang di The Eurasian Times dengan judul US Installing ‘Atomic Sensors’ Across Ukraine To Detect Use Of Nuclear Or Dirty Bombs By Russian Military.
# Amerika Serikat # Rusia # Ukraina
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkini
Jenderal Uganda Tantang Iran dan Siap Bela Israel, Ancam Kerahkan 600 Ribu Pasukan
15 menit lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
IRGC Beralih ke Mode Perang Penuh di Tengah Perundingan, 2 Kapal Perang AS Dibidik Bom Hantam Iran
30 menit lalu
Berita Terkini
Perundingan Buntu, Negosiasi Damai AS-Iran Gagal soal Durasi hingga Syarat Nuklir
1 jam lalu
Berita Terkini
Negosiasi 21 Jam di Pakistan Gagal, Iran Sebut Tuntutan Amerika Serikat Terlalu Berlebihan
1 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.