Tribunnews Update
Pengamat Nilai Ganjar dan Sandiaga Uno Berpotensi Berpasangan di Pilpres 2024: Pernah Bekerja Sama!
TRIBUN-VIDEO.COM- Direktur PoliEco Digital Insights Institute (PEDI), Anthony Leong menilai Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno berpotensi berpasangan di pemilihan presiden 2024.
Dilansir dari Tribunnews.com, menurut Anthony Leong, PPP sempat menjalin kerja sama dengan PDI Perjuangan di era Megawati Soekarnoputri dan Hamzah Haz.
Adapun Sandiaga baru-baru ini turut berlabuh ke PPP usai pamit dari Gerindra.
Terlebih, pihaknya menyebut Ganjar dan Sandiaga masing-masing mempunyai pengalaman berpolitik.
Baca: Resmi Diusung jadi Calon Presiden oleh PDIP, Segini Harta Kekayaan Ganjar Pranowo
Selain itu, memiliki basis dukungan yang kuat di wilayahnya dan bisa memberikan keuntungan elektoral.
Kemudian, peluang kerja sama antara Ganjar dan Sandiaga juga bisa memberikan perspektif yang komprehensif.
Yakni, dalam hal pembuatan kebijakan ekonomi pembangunan yang dapat menarik pemilih dari berbagai kalangan.
"Cocok karena masing-masing punya kompetensi yang saling mengisi. Semoga masyarakat disuguhi pasangan calon yang bisa menjawab tantangan dan solusi untuk masyarakat ke depan," terangnya.
Baca: Mahfud MD Memberi Respons seusai Namanya Disebut Cocok Menjadi Cawapres Ganjar Pranowo
Lanjut Anthony Leong mengungkapkan, Sandiaga Uno akan sulit berpasangan dengan Anies Baswedan.
Hal tersebut dikarenakan, keduanya memiliki gagasan yang berbeda dan sulit disatukan karena arah politiknya juga tak sama.
"Mas Anies mengedepankan perubahan, sementara Bang Sandi kini mendorong kelanjutan pembangunan. Ini dua gagasan yang berbeda dan sulit disatukan karena arah politiknya berbeda," kata Anthony.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengamat: Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno Berpeluang Besar Berpasangan di Pilpres 2024
# Ganjar Pranowo # Sandiaga Uno # kerja sama # Pengamat Politik
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Muhammad Taufiqurrohman
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Pengamat: Posisi RI Sangat Dilematis
Selasa, 31 Maret 2026
Terkini Nasional
Presiden Prabowo Sebut Sudah Kantongi Nama Pengamat Tak Suka Pemerintah, Dapat dari Intelijen
Minggu, 15 Maret 2026
Mancanegara
IRAN SEMBUNYIKAN SENJATA RAHASIA! Rudal Khaibar Berkecepatan Mach 16 Siap Ratakan Israel dan AS
Rabu, 4 Maret 2026
Terkini Nasional
Debat MenHAM Pigai dan Guru Besar UGM Disorot Rocky Gerung, Sebut Isu HAM Bukan Konsumsi Publik
Sabtu, 28 Februari 2026
Nasional
YLKI Soroti Kerja Sama Transfer Data Indonesia-AS, Sebut Data Pribadi Bukan Alat Diplomasi
Senin, 23 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.