Selasa, 14 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Hari Ke-426 Konflik Ukraina: Rusia Ejek Biden Kakek Pikun, Zelensky Murka Rusia Serang Cagar Budaya

Rabu, 26 April 2023 11:02 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Operasi militer khusus Rusia ke Ukraina terus bergulir hingga hari ke-426 pada Selasa (25/4/2023).

Ada sederet peristiwa di antaranya Wakil kepala Dewan Keamanan Nasional Rusia, Dmitry Medvedev mengejek Presdien AS, Joe Biden pikun dan kakek yang putus asa.

Hingga, Presiden Ukraina mengecam serangan brutal Rusia yang menargetkan museum.

Baca: Putin Pecat Laksamana Tertinggi karena Tolak Kirim Pelaut, Bela Prajurit Tak Ikut Perang Ukraina

Dikutip dari Kompas.com pada Rabu (26/4/2023), dalam hari ke-426 ini, Medvedev menanggapi pencalonan Joe Biden untuk pemilihan kembali pada 2024.

Ia menyebut pria 80 tahun itu sebagai seorang pikun dan sebagai kakek yang putus asa.

"Biden telah mengambil keputusannya. Kakek yang putus asa," tulis Medvedev di Telegram tentang pemimpin AS berusia 80 tahun itu.

Medvedev menyebut jika ia berada di posisi militer AS, dirinya akan segera membuat tas kerja palsu dengan kode nuklir palsu.

Hal ini jika Joe Biden menang untuk menghindari konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki.

"Jika saya berada di posisi militer AS, saya akan segera membuat tas kerja palsu dengan kode nuklir palsu jika dia menang untuk menghindari konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki," tambahnya.

Baca: Pengeluaran Militer Global Naik hingga 2,24 Miliar Dolar AS Imbas dari Konflik Rusia-Ukraina

Biden pada Selasa mengumumkan pencalonannya "untuk menyelesaikan pekerjaan".

Biden mengatakan berjuang untuk menyelamatkan demokrasi Amerika dari "ekstremis" Partai Republik.

Medvedev, yang kini menjabat wakil kepala Dewan Keamanan Nasional Rusia, sering mengkritik Barat di media sosial.

Hubungan AS-Rusia telah anjlok sejak dimulainya serangan Rusia di Ukraina pada Februari 2022 dan Washington telah menjadi pendukung militer dan keuangan utama Ukraina.

Dalam hari ke-426 ini juga, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menjelaskan, Rusia berusaha menghapus sejarah dan budaya Ukraina.

Hal ini setelah Rusia melakukan serangan di sebuah museum.

Gempuran itu terjadi tepatnya di museum sejarah lokal di Kota Kupiansk di timur laut Ukraina yang dekat dengan garis depan pertempuran antara pasukan Ukraina dan pasukan Rusia.

Baca: Tak akan Cari Tawanan Perang di Ukraina, Wagner Rusia: Kami akan Bunuh Semua Tentara Ukraina!

Akibat serangan ini, seorang karyawan tewas dan 10 orang lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Negara menerangkan, kendat begitu, masih ada korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.

Dalam medsosnya, Zelensky memposting video yang memperlihatkan orang berseragam militer berjalan melalui puing-puing bangunan museum yang sebagian hancur dengan jendelanya pecah.

Ia menyebut Rusia membunuh orang Ukraina dengan metode yang benar-benar biadab

"Rusia membunuh orang Ukraina dengan metode yang benar-benar biadab," kata Zelensky, dikutip dari AFP. (Tribun-Video.com/ Kompas.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Rangkuman Hari Ke-426 Serangan Rusia ke Ukraina: "KFC" Lahir Lagi di Rusia, Medvedev Ejek Biden

# TRIBUNNEWS UPDATE # Ukraina # Rusia # perang # Amerika Serikat # Joe Biden

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Ninaagustina
Video Production: Afifah Maelani
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved