Sabtu, 11 April 2026

Terkini Daerah

Api Mengamuk di Muara Angke, Musala yang Harusnya Jadi Tempat Warga Salat Id Ludes Terbakar

Minggu, 23 April 2023 08:14 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUN-VIDEO.COM - Api yang mengamuk dalam kebakaran di permukiman nelayan Muara Angke pada Sabtu (22/4/2023) dini hari tadi turut meluluhlantakkan sebuah rumah ibadah.

Musala Al Ikhlas yang menjadi rumah ibadah utama warga di RT 011 RW 022 Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara ludes terbakar dalam peristiwa itu.

Padahal, musala tersebut seyogyanya akan digunakan para warga untuk menjalani ibadah salat Idulfitri 1 Syawal 1444 Hijriah pagi tadi.

Berdasarkan pantauan TribunJakarta.com, musala tersebut kini sudah rata dengan tanah.

Pondasi dan kayu-kayu penyangganya sudah berserakan dan dalam kondisi gosong.

Puing-puing musala itu berada di tengah-tengah reruntuhan rumah lainnya yang juga terbakar.

Kini tinggal tersisa kubah musala yang masih berada di atas kayu-kayu gosong.

Ketua RT 011 RW 022 Kelurahan Pluit, Toto Heryanto mengatakan, musala tersebut sudah ada bertahun-tahun di tengah permukiman warga.

Baca: Damkar dan Polisi di Mamuju Kena Prank, Dikira Kebakaran Ternyata hanya Orang Bakar Sampah

Satu bulan yang lalu, dengan dana patungan warga baru saja selesai merenovasi musala supaya lebih layak.

"Ini Musala Al Ikhlas, ini sudah lama semenjak kampung ini dibangun memang sudah ada," ucap Toto kepada TribunJakarta.com, Sabtu sore.

"Ini Baru direnovasi sekitar sebulan belakangan lah, tadinya kan tidak memadai terus kita renovasi kita bagusin ya namanya musibah," katanya lagi.

Musala tersebut harusnya digunakan untuk warga menunaikan salat Idulfitri pagi tadi bagi warga setempat yang tidak mudik.

Warga sudah membersihkan dan menyiapkan makanan di dalam musala tersebut namun nyatanya takdir berkata lain.

"Rencananya akan dipakai untuk salat Idulfitri hari ini buat warga yang nggak mudik," ucap Toto.

Batal Lebaran di Kampung

Toto juga menceritakan rencananya berlebaran di kampung yang harus pupus karena terjadinya kebakaran.

Pada saat kebakaran terjadi sekitar pukul 1.30 WIB dini hari tadi, Toto masih berada di kampung halamannya di Serang, Banten bersama sang istri.

Tiba-tiba ada telepon masuk dari tetangganya di Muara Angke bahwa api sudah berkobar hebat meluluhlantakkan permukiman RT 011 RW 022 Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara tempat Toto tinggal.

"Saya ketahui dari warga, jadi warga menghubungi kurang lebih kejadian itu bangsa 1.30 WIB dini hari," kata Toto saat ditemui di lokasi, Sabtu sore.

Baca: Cuaca Memasuki Dominan Panas, Kebakaran Hutan & Lahan Mulai Hantui Seluruh Wilayah Kalimantan Barat

Tanpa pikir panjang, Toto langsung meminta diantar pamannya menggunakan mobil untuk pulang kembali ke Muara Angke.

Setelah melalui beberapa jam perjalanan, Toto akhirnya sampai di Muara Angke dan melihat rumahnya sudah rata dengan tanah.

"Langsung saya dari daerah rumah Serang langsung ke sini ngecek keadaan, ya Alhamdulillah habis semua," ucapnya.

Kebakaran hebat dini hari tadi membuat rumah Toto hancur lebur.

Barang-barang di dalamnya pun tak tersisa.

Toto sudah tak bisa lagi menyelamatkan apapun dari kediaman yang sudah ditinggalinya selama sekitar 10 tahun itu.

"Rumah saya rata, hancur terbakar. Barang-barang di dalamnya juga habis itu elektronik kayak TV, AC, sama uang sekitar Rp 5 juta," kata dia.

Bagi Toto yang juga merupakan ketua RT 011 RW 022 Pluit, peristiwa mencengangkan yang melanda permukiman tempat tinggalnya adalah musibah Lebaran.

Ratusan warga yang seharusnya bisa merayakan hari kemenangan dengan bersilaturahmi atau menunaikan ibadah salat Idulfitri 1 Syawal 1444 Hijriah pagi tadi harus melupakan semuanya.

Warga hanya bisa melihat rumah mereka tersisa puing, memastikan tidak ada lagi titik api, hingga mengais barang-barang yang sekiranya masih bisa diselamatkan.

"Warga akhirnya nggak ada yang salat Id, terhalang soalnya kan," kata Toto.

"Masing-masing mikirin barang pribadi yang terbakar, gimana caranya memadamkan api, bantu-bantu, jadi nggak ada yang salat Id," ucapnya.

Kebakaran terjadi begitu cepat pada saat api diterpa angin kencang.

Si jago merah yang awalnya membakar satu rumah merembet ke hingga meludeskan ratusan rumah semi permanen lainnya.

Kebakaran yang terjadi sejak sekitar pukul 1.50 WIB dipadamkan lewat pengerahan 24 unit mobil pemadam kebakaran pada 5.30 WIB.

Adapun berdasarkan pantauan TribunJakarta.com di lokasi, areal permukiman dengan luas sekitar 100 x 200 meter itu sudah rata dengan tanah.

Ratusan rumah semi permanen milik warga di lokasi pada sore ini sudah gosong.

Sebagian terlihat masih mengeluarkan asap, sehingga petugas pemadam kebakaran pun kembali berdatangan guna memadamkan penyalaan kembali.

Sementara itu, lebih dari 150 jiwa warga terdampak kebakaran kini mengungsi di halaman Kantor Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional Muara Angke.

Mereka menetap sementara di dalam tenda yang dibuka beberapa unsur, salah satunya BPBD DKI Jakarta.

(*)

# kebakaran # Muara Angke # rumah ibadah # terbakar

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Megan FebryWibowo
Sumber: TribunJakarta

Tags
   #kebakaran   #Muara Angke   #rumah ibadah   #terbakar

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved