Senin, 20 April 2026

Terkini Daerah

"Alhamdulilah Abis Semua", Pria yang Mudik ke Serang Harus Balik ke Muara Angke karena Rumah Hangus

Sabtu, 22 April 2023 18:19 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUN-VIDEO.COM - Korban kebakaran Muara Angke, Toto Heryanto (29) menceritakan kisah sedihnya batal Lebaran di kampung gara-gara rumahnya ludes dilalap api.

Rencana menghabiskan hari H Lebaran bersama keluarga di kampung halamannya di Serang, Banten harus pupus setelah Toto dikabari rumahnya terbakar pada Sabtu (22/4/2023) dini hari tadi.

Pada saat kebakaran terjadi sekitar pukul 1.30 WIB dini hari tadi, Toto masih berada di rumah orang tuanya di Serang bersama sang istri.

Tiba-tiba ada telepon masuk dari tetangganya di Muara Angke bahwa api sudah berkobar hebat meluluhlantakkan permukiman RT 011 RW 022 Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara tempat Toto tinggal.

"Saya ketahui dari warga, jadi warga menghubungi kurang lebih kejadian itu bangsa 1.30 WIB dini hari," kata Toto saat ditemui di lokasi, Sabtu sore.

Tanpa pikir panjang, Toto langsung meminta diantar pamannya menggunakan mobil untuk pulang kembali ke Muara Angke.

Baca: Kebakaran Restoran di Mal Senayan City, Bau Asap Masih Tercium: Ditutup Lebih Awal untuk Sementara

Setelah melalui beberapa jam perjalanan, Toto akhirnya sampai di Muara Angke dan melihat rumahnya sudah rata dengan tanah.

"Langsung saya dari daerah rumah Serang langsung ke sini ngecek keadaan, ya Alhamdulillah habis semua," ucapnya.

Kebakaran hebat dini hari tadi membuat rumah Toto hancur lebur.

Barang-barang di dalamnya pun tak tersisa.

Toto sudah tak bisa lagi menyelamatkan apapun dari kediaman yang sudah ditinggalinya selama sekitar 10 tahun itu.

"Rumah saya rata, hancur terbakar. Barang-barang di dalamnya juga habis itu elektronik kayak TV, AC, sama uang sekitar Rp 5 juta," kata dia.

Bagi Toto yang juga merupakan ketua RT 011 RW 022 Pluit, peristiwa mencengangkan yang melanda permukiman tempat tinggalnya adalah musibah Lebaran.

Ratusan warga yang seharusnya bisa merayakan hari kemenangan dengan bersilaturahmi atau menunaikan ibadah salat Idulfitri 1 Syawal 1444 Hijriah pagi tadi harus melupakan semuanya.

Warga hanya bisa melihat rumah mereka tersisa puing, memastikan tidak ada lagi titik api, hingga mengais barang-barang yang sekiranya masih bisa diselamatkan.

"Warga akhirnya nggak ada yang salat Id, terhalang soalnya kan," kata Toto.

"Masing-masing mikirin barang pribadi yang terbakar, gimana caranya memadamkan api, bantu-bantu, jadi nggak ada yang salat Id," ucapnya.

Kebakaran terjadi begitu cepat pada saat api diterpa angin kencang.

Baca: Rumah di Karanganyar Selamat dari Kebakaran Gegara Laporan Pedagang Kerupuk Keliling

Si jago merah yang awalnya membakar satu rumah merembet ke hingga meludeskan ratusan rumah semi permanen lainnya.

Kebakaran yang terjadi sejak sekitar pukul 1.50 WIB dipadamkan lewat pengerahan 24 unit mobil pemadam kebakaran pada 5.30 WIB.

Adapun berdasarkan pantauan TribunJakarta.com di lokasi, areal permukiman dengan luas sekitar 100 x 200 meter itu sudah rata dengan tanah.

Ratusan rumah semi permanen milik warga di lokasi pada sore ini sudah gosong.

Sebagian terlihat masih mengeluarkan asap, sehingga petugas pemadam kebakaran pun kembali berdatangan guna memadamkan penyalaan kembali.

Sementara itu, lebih dari 150 jiwa warga terdampak kebakaran kini mengungsi di halaman Kantor Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional Muara Angke.

Mereka menetap sementara di dalam tenda yang dibuka beberapa unsur, salah satunya BPBD DKI Jakarta.

https://jakarta.tribunnews.com/

# korban # kebakaran # Muara Angke # Lebaran # Serang # Banten

Baca berita terkait di sini.

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Tia Kristiena
Sumber: TribunJakarta

Tags
   #korban   #kebakaran   #Muara Angke   #Lebaran   #Serang   #Banten

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved