Jumat, 24 April 2026

LIVE UPDATE

Pelaksanaan Idul Fitri 1444 H Muhammadiyah Beda dengan Pemerintah, Simak Penjelasannya

Jumat, 21 April 2023 11:46 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Umat Islam Muhammadiyah resmi menetapkan 1 Syawal 1444 hijriah atau lebaran Idul Fitri 2023 pada Jumat (21/4/2023) hari ini.

Sementara Pemerintah Indonesia melalui Kemenag baru menggelar sidang isbat penentuan Hari Raya Idul Fitri 2023 pada Kamis (20/4/2023) atau bertepatan dengan 29 Ramadhan 1444 Hijriah besok.

Menurut Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, penetapan waktu awal Ramadhan, 1 Syawal dan 10 Dzulhijjah bagi Muhammadiyah itu ditopang dengan tiga alasan.

Tiga metode tersebut berlandaskan pada pilar teologis, sains dan praktis untuk memudahkan umat.

Baca: Kata Mantan Ketum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin soal Perbedaan Salat Idul Fitri 1444 H

Landasan teologis sendiri berasal dari Alquran dan Hadist.

Alasan kedua ialah sains, bahwa Agama Islam merupakan agama yang cinta pada ilmu.

Wujud yang dipahami oleh Muhammadiyah ini sebagaimana konsep wujud itu, yaitu prinsip keberadaan.

Hilal sebagai benda langit sangat bisa diamati melalui alat hasil atau produk ilmu pengetahuan.

Diketahui sebelumnya, terkait penentuan waktu awal Ramadhan ini Haedar Nasir meminta pemerintah bersikap netral.

Baca: Salat Id Warga Muhammadiyah Sempat Dipersulit, Muhadjir Effendy: Tidak Usah Grasah-grusuh

Sebab menurutnya hal ini berkaitan dengan ijtihad.

Adapun Ijtihad yang dimaksud ini bermakna sebagai upaya untuk merumuskan hukum keagamaan.

Dalam hal ini ia juga berharap pemerintah tidak menerapkan satu hukum saja, dan menyerahkan pada masing-masing organisasi keagamaan.

Sebelumnya, ia pun menyayangkan adanya polemik yang sempat terjadi, seperti di Kota Pekalongan dan Kabupaten Sukabumi.

Di mana umat Islam Muhammadiyah tidak diizinkan untuk menggunakan lapangan sebagai tempat salat id.

Haedar pun berharap masalah seperti ini tak terulang kembali di masa depan.

Larangan penggunaan fasilitas umum ini pun sempat menjadi sorotan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Namun, Mahfud menegaskan, bahwa polemik itu telah usai.

Hal itu ia yakini setelah dirinya melakukan koordinasi dengan pemkot terkait.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Video.com dengan judul Alasan Muhammadiyah Tentukan 1 Syawal dengan Metode Hisab, Ada Tiga Pedoman yang Dipakai

# Muhammadiyah  # Haedar Nashir # lebaran 

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Ariska Nur Choirina
Videografer: Dyah Ayu Ambarwati
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Muhammadiyah   #Haedar Nashir   #Lebaran

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved