Terkini Nasional
Detik-detik KKB Serang 36 Prajurit TNI di Papua, Datang Sambil Berteriak dan Tembak ke Segala Arah
TRIBUN-VIDEO.COM - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menceritakan detik-detik anggotanya saat diserang kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua.
Yudo menyebut, KKB datang sambil berteriak dan menembak ke segala arah.
Hal itu diketahui dari penuturan salah satu prajurit yang selamat saat operasi penyelamatan pilot Susi Air.
Menurut Yudo, anggotanya dibuat ragu untuk melakukan serangan balasan.
Pasalnya, KKB mengajak masyarakat setempat termasuk ibu-ibu dan anak-anak.
"Mereka berteriak-teriak sambil menembak ke sejumlah arah. Anggota mengaku ragu untuk menembak karena terlihat ada ibu-ibu dan anak-anak," kata Yudo, dikutip dari Kompas.com, Selasa (18/4).
"Jadi istilahnya anggota kita dikeroyok," imbuh dia.
Baca: Aksi Kejam KST, Ternyata Libatkan Ibu-ibu dan Anak-anak agar Prajurit TNI Tak Berani Balas Tembakan
Akibat penyerangan ini, seorang prajurit bernama Pratu Miftahul Arifin gugur.
Selain itu ada 5 anggota yang terluka dan 4 lainnya masih dinyatakan hilang.
Baca: Laksamana Yudo Margono: Operasi Lawan KKB di Papua Naik Jadi Siaga Tempur
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Panglima TNI: KKB di Papua Libatkan Ibu-ibu dan Anak-anak Serang Anggota TNI"
VO: Agung Laksono
VP: Afifah Maelani
# Panglima TNI # Laksamana Yudo Margono # KKB # TNI # Papua
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Afifah Maelani
Sumber: KOMPAS
Terkini Nasional
Pasukan UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Kopda Rico Pramudia yang Gugur akibat Serangan Israel
7 hari lalu
LIVE UPDATE
Siswa SMP Dianiaya Oknum Frater di Asrama Aimas Sorong Diduga, Keluarga Kecewa Kasus Ditutupi
Jumat, 1 Mei 2026
Viral di Medsos
Diduga Lawan Arah dan Halangi Laju Ambulans, Oknum TNI AL Malah Ngamuk, Berujung Minta Maaf
Kamis, 30 April 2026
tribunnews update
Praka Aprianus Gugur usai Leher Tertembak saat Lawan OPM di Nduga, Dianugerahi Pangkat Anumerta
Kamis, 30 April 2026
Terkini Nasional
Praka Aprianus Gugur setelah Terlibat Kontak Tembak dengan OPM di Nduga, Dianugerahi Anumerta
Kamis, 30 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.