LIVE UPDATE MANCANEGARA
Meleset dari Sasaran, Bom Cerdas AS untuk Ukraina 'Tertusuk' oleh Serangan Electronic Warefare Rusia
TRIBUN-VIDEO.COM - Dokumen rahasia Pentagon menegenai perang Rusia-Ukraina terbukti dan menguntungkan Moskow.
Kebocoran itu membuat Militer Rusia lebih baik dalam menyiapkan serangan presisi tinggi dengan peperangan elektronik (Electronic Warefare) hingga berhasil berhasil menembak jatuh 'bom cerdas' yang pasok Amerika Serikat (AS) ke Ukraina.
Kegagalan kit bom ini sebagian disebabkan oleh gangguan yang dibuat Rusia terhadap sinyal GPS bom Joint Direct Attack Munition Extended Range (JDAM-ER) yang diklaim cerdas itu.
Dilansir Eurasiantimes, AS sendiri telah membekali Angkatan Udara Ukraina dengan JDAM-ER untuk menyerang target Rusia berukuran besar, seperti jembatan dan benteng yang diperkuat, dari jarak jauh.
Laporan militer Ukraina menggunakan bom JDAM-ER yang dipasok AS ini mulai muncul pada awal Maret.
Menurut laporan media Rusia , militer Ukraina tampaknya telah mulai menggunakan bom JDAM-ER pada posisi yang dikuasai Rusia di wilayah Bakhmut.
JDAM standar mengandalkan kombinasi sistem navigasi inersia (INS) dan panduan GPS.
Ditambah dengan autopilot, untuk mengarahkan jalur bom melalui sirip ekor yang dapat dikemudikan.
Kit JDAM lengkap terdiri dari ekor baru yang berisi sistem panduan sistem navigasi inersia berbantuan GPS (INS) dan strakes.
Navigasi dipasang di sepanjang badan bom, yang menawarkan kemampuan terbatas untuk meluncur menuju target yang dituju.
Baca: Tak Mau Kalah, Rusia Ciptakan Bom FAB & Siap Hantam Bom Pintar JDAM Amerika Serikat untuk Ukraina
Bergantung pada ketinggian peluncurannya, JDAM dapat mencapai target pada jarak hingga 24 kilometer, dan kit sayap JDAM-ER memperluas jangkauan ini hingga sekitar 72 kilometer.
Lembar fakta Angkatan Laut AS mencatat, satu kit JDAM berharga lebih dari US$24 dan digunakan untuk mengubah bom terarah dengan berat antara 220 dan 907 kilogram.
Ketika terungkap bahwa AS telah menyediakan bom JDAM-ER Ukraina, pakar militer Barat menyatakan bahwa bom ini akan menimbulkan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi pasukan Rusia.
Bom JDAM dapat memberi Ukraina kemampuan tembak-dan-lupakan yang dipandu dengan presisi.
Kemampuan ini memungkinkan pilot pesawat tempur Ukraina untuk berbalik segera setelah menembakkannya.
Sehingga membuat jarak antara mereka dan sistem pertahanan udara musuh.
Namun, dokumen rahasia intelijen AS yang bocor baru-baru ini membuat kit bom JDAM yang digunakan oleh Angkatan Udara Ukraina mungkin telah dianggap tidak berguna oleh perang elektronik Rusia.(Tribun-video.com/Eurasiantimes)
Artikel ini telah tayang di Eurasiantimes dengan judul Not Smart Enough! US Smart Bombs ‘Punctured’ By Russian EW Attacks; Intel Report Says JDAMs Fizzling Out
# Bom Pintar # Ukraina # Rusia
Sumber: Sumber Lain
TRIBUNNEWS UPDATE
Rusia-China-Prancis Gagalkan Upaya Negara Teluk Serang Iran, Beri Peringatan soal Rudal Balistik
Sabtu, 4 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Tak Ampuni AS, Vladimir Putin Nyatakan Rusia Siap Turun Tangan Atasi Konflik di Timur Tengah
Jumat, 3 April 2026
Mancanegara
Lawan Ego Amerika! Rusia Gandeng China dan Pakistan Siap Mediasi Perang Iran Demi Mencegah Krisis
Jumat, 3 April 2026
Tribun Video Update
Rusia Akui Siap Pasok Minyak untuk Indonesia di Bawah Rezim Prabowo-Gibran: Terbuka Jika Dibutuhkan
Kamis, 2 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Bom Gudang Senjata Ukraina di Dubai, Ancam Kiev Jadi Target Sah Jika Cawe-cawe Perang AS-Israel
Rabu, 1 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.