Terkini Nasional
Terungkap Beda Respon Rafael Alun dan Mario Dandy saat Dicecar Soal Kasus Masing-masing
TRIBUN-VIDEO.COM - Mario Dandy Satriyo (20), tersangka kasus penganiayaan Cristalino David Ozora (17), bersaksi di sidang kekasihnya berinisial AG (15).
Mario merupakan satu dari belasan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (4/4/2023).
Anak mantan pejabat Ditjen Pajak itu tiba di PN Jakarta Selatan sekitar pukul 09.45 WIB.
Bersama tersangka lainnya, Shane Lukas (19), Mario menumpangi mobil Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.
Saat turun dari mobil, Mario tampil dengan gaya rambut baru. Ia terlihat lebih rapi dibandingkan saat menjalani rekonstruksi beberapa pekan sebelumnya.
Baca: Momen Tersangka Shane Lukas dan Mario Dandy Satriyo Mewek saat Rekonstruksi Penganiayaan David
Mario dan Shane mengenakan baju tahanan berwarna oranye serta kedua tangan yang diborgol.
Namun, saat memasuki ruang sidang, keduanya berganti pakaian mengenakan kemeja putih dan celana panjang hitam.
Mario dan Shane diperiksa sebagai saksi secara berbarengan di ruang sidang 7 PN Jakarta Selatan.
Keduanya diperiksa setelah Anastasia Pretya Amanda (19) alias APA yang juga memberikan kesaksian untuk terdakwa AG.
Dalam sidang, Mario Dandy dan Shane Lukas disebut saling bantah satu sama lain.
"Ada beberapa hal yang sangat kontradiktif dan bertolak belakang antara keterangan si Mario dan si Shane," kata kuasa hukum Shane, Happy SP Sihombing, di PN Jakarta Selatan.
Happy mengungkapkan, Mario dan Shane adu argumen terkait ucapan yang terlontar saat David dianiaya secara brutal.
Baca: Sosok Ini Jadi Penyebab Rekonstruksi Kasus Penganiaayan Mario Dandy Satriyo Terhadap David Ditunda
"Satu, 'enak ya main bola' waktu ditanya oleh Hakim dan Jaksa Penuntut Umum tadi. Menurut versinya si Mario 'enak ya main bola' itu adalah omongannya si Shane. Jadi pada saat Shane diperiksa, ditanya oleh Hakim, jadi itu adalah omongannya dari Mario," ungkap dia.
Selain itu, Mario dan Shane tak lagi terlihat sebagai teman. Mereka kini menjadi lawan setelah terlibat saling tuduh soal ucapan "free kick".
"Yang kedua soal free kick, soal free kick juga Mario mengatakan itu adalah si Shane yang mengatakan itu. Si Shane pada saat ditanyakan oleh Hakim, yang mengatakan itu adalah si Mario," ujar Happy.
Seusai persidangan, Mario dan Shane kembali mengenakan baju tahanan berwarna oranye.
Mario bungkam dan hanya tertunduk ketika ditanya soal status tersangka sang ayah, Rafael Alun Trisambodo.
Sementara itu, Shane mengaku sedih ketika mengetahui ayahnya, Tagor Lumbantoruan hadir ke PN Jakarta Selatan memberikan dukungan.
(TribunJakarta/Yogi)
Sumber: TribunJakarta
Tribunnews Update
JPU Kejagung Jelaskan Dasar Tuntutan Rp16,9 Miliar terhadap Ibrahim Arief: Sesuai Fakta Persidangan
Jumat, 17 April 2026
Tribunnews Update
Anak Riza Chalid Divonis 15 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Akui Bingung & Ajukan Banding
Jumat, 27 Februari 2026
Terkini Nasional
Ammar Zoni Mati Kutu di Persidangan, Gagal Buktikan Pemerasan Aparat Rp 300 Juta
Jumat, 27 Februari 2026
Tribunnews Update
Suasana Para Pendukung Riva Siahaan Nobar Sidang Putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat
Kamis, 26 Februari 2026
Terkini Nasional
Memanas! Kubu Jokowi Tanggapi Soal Permohonan Hadir di Persidangan dan Membawa Ijazah Asli
Kamis, 19 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.