Minggu, 19 April 2026

LIVE UPDATE MANCANEGARA

Zelensky Meradang saat Rusia Pimpin Dewan Keamanan PBB: Tamparan di Muka Komunitas Internasional

Senin, 3 April 2023 15:09 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - Ukraina mengecam penyerahan presidensi Dewan Keamanan PBB kepada Rusia di tengah perang yang dilakukan Moskow terhadap Kyiv.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pun ikut meradang dan mengatakan hal ini menjadi tamparan di muka komunitas internasional.

Tak hanya Zelensky, negara-negara barat juga marah atas keputusan tersebut pada Sabtu (1/4/2023).

Ia menyebut keputusan presidensi Dewan Kemanan PBB yang jatuh ke tangan Rusia sangatlah tidka masuk akal.

Dia menambahkan bahwa penembakan Rusia telah menewaskan bocah laki-laki berusia lima bulan pada Jumat (31/3/2023) lalu.

Kini di saat yang sama Rusia malah memimpin Dewan Kemanan PBB.

Baca: Tak Peduli Ancaman Eropa dan AS, Rusia Tetap Nekat Tempatkan Senjata Nuklir di Dekat Perbatasan NATO

Zelensky menilai ini sebagai bentuk kebobrokan PBB.

Moskow mengambil alih kursi kepresidenan sebagai bagian dari rotasi bulanan antara 15 negara anggota Dewan Keamanan.

Meskipun sebagian besar bersifat prosedural, Kremlin dan pejabat Rusia lainnya berjanji untuk "menjalankan semua haknya" dalam peran tersebut.

Kini hubungan Kremlin dengan Barat berada pada titik terendah sejak Perang Dingin atas invasi Rusia ke Ukraina.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba turut mengecam masa jabatan Rusia di Dewan Keamanan PBB.

Kuleba mendesak anggota DK PBB saat ini untuk menggagalkan setiap upaya Rusia untuk menyalahgunakan kepresidenannya.

Moskow terakhir mengetuai dewan pada Februari 2022, bulan yang sama saat menginvasi Ukraina — mendorong Kyiv untuk menyerukan pencopotan Rusia dari dewan.

Rusia akan memiliki sedikit pengaruh pada keputusan tetapi akan bertanggung jawab atas agenda.

Baca: Rusia Uji Kendaraan Rudal Anti-Tank Berkemampuan AI, Bisa untuk Serang Ukraina di Wilayah Donbass

Moskow mengatakan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov berencana untuk memimpin pertemuan Dewan Keamanan PBB bulan ini tentang "multilateralisme yang efektif."

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova juga mengatakan bahwa Lavrov akan memimpin debat tentang Timur Tengah pada 25 April.

Sementara itu Amerika Serikat juga mengkritik keanggotaan Rusia di Dewan Keamanan dan statusnya sebagai anggota tetap.

Juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre pada Jumat kemarin menyindir Rusia dengan mengatakan, sebuah negara yang secara terang-terangan melanggar Piagam PBB dan menginvasi tetangganya tidak memiliki tempat di Dewan Keamanan PBB.

Sayangnya Rusia adalah anggota tetap Dewan Keamanan dan tidak ada jalur hukum internasional yang layak untuk mengubah kenyataan itu.

Negara-negara Baltik juga menyatakan keprihatinan mereka.

Dalam sebuah wawancara dengan AFP pada hari Kamis, Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan dia mengharapkan Rusia untuk berperilaku "profesional" dalam kepresidenan.(*)

Artikel ini telah tayang di The Moscow  Times dengan judul Ukraine Calls Russia UN Presidency a 'Slap in the Face'

# Zelensky # Dewan Keamanan PBB # putin # Ukraina # Rusia # perang # rudal # nuklir

Editor: Dyah Ayu Ambarwati
Reporter: sara dita
Videografer: Dyah Ayu Ambarwati
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Zelensky   #Dewan Keamanan PBB   #putin   #Ukraina   #Rusia   #perang   #rudal   #nuklir

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved