Terkini Nasional
Batalnya Piala Dunia U20 2023 di Indonesia Juga Berdampak ke Sektor Ekonomi
TRIBUN-VIDEO.COM - Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) akhirnya membatalkan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Pembatalan tersebut tentu merugikan dunia olahraga, terutama persepakbolaan Indonesia yang menjadi salah satu olahraga paling digemari di tanah air.
Selain itu, pembatalan jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 ternyata merugikan Indonesia secara ekonomi.
Baca: Seusai Piala AFF 2022, Shin Tae-yong Fokus Persiapan Timnas Indonesia untuk Piala Asia U-20 2023
Dicoretnya Piala Dunia U-20 dari Indonesia akan berdampak cukup signifikan pada perekonomian RI.
Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal mengatakan, berkaca pada penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Korea pada 2017, nilai manfaat yang bisa dihasilkan mencapai di atas Rp 50 triliun.
Oleh karenanya, dia memperkirakan, dengan adanya pembatalan acara olahraga tingkat dunia ini, Indonesia telah kehilangan potensi manfaat hingga Rp 100 triliun ke perekonomian.
"Bisa puluhan triliunan rupiah. Dampak ekonomi secara lebih luas bahkan bisa di atas Rp 100 triliun," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, dikutip Minggu (2/4/2023).
Adapun sektor-sektor bisnis yang akan paling terdampak dari pembatalan ini, yaitu pariwisata, transportasi, bisnis makanan, minuman, restoran, akomodasi, pakaian, dan aksesoris.
Baca: Pelatih Shin Tae-yong: Piala Dunia U20 Sudah Berlalu, Move On! Mimpi Kalian Harus Lebih Jauh Lagi
"Akan ada perbedaan pendapatan pelaku usaha tersebut antara ada event (Piala Dunia U-20) dan tidak ada event tersebut," ungkap Faisal.
Iklan untuk Anda: Tak Perlu Laser jika Mata Mulai Kabur! Ternyata Cukup Lakukan Ini
Advertisement by
Kendati demikian, kata dia, pembatalan Piala Dunia U-20 ini tidak hanya dilihat dari sisi ekonomi tetapi juga pada aspek politik.
Terlebih, saat ini sudah memasuki masa menjelang tahun politik sehingga stabilitas sosial politik perlu dijaga.
Baca: Vietnam Undur Diri Jadi Tuan Rumah Piala AFF U23 Ditengah Hak Indonesia Tuan Rumah Pildun Dicabut
Untuk itu, meski Indonesia kehilangan triliunan rupiah akibat pembatalan Piala Dunia U-20, namun akan berisiko tinggi apabila acara ini tetap diselenggarakan di Indonesia.
"Jika terjadi gejolak di masyarakat akibat kedatangan delegasi Israel sangat mungkin potensi kerugian akan lebih besar daripada potential benefit ekonomi yang diperoleh," tuturnya.
Piala Dunia U20 membawa dampak kerugian material dan non-material bagi Indonesia yang seyogianya jadi tuan rumah. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dampak Besar Batalnya Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Secara Ekonomi
# Dampak Ekonomi # Piala Dunia U20 Indonesia Batal # Piala Dunia U20 # Jokowi
Video Production: Dandi Bahtiar
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Singgung Penjualan Buku Jokowis White Paper, Rismon Somasi Dokter Tifa setelah Terbit SP3
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.