Kamis, 16 April 2026

Ramadhan 2023

Mengenal Asal-usul Nama Kolak, Kudapan Manis Khas saat Ramadhan, Jadi Alat Penyebar Agama Islam

Senin, 3 April 2023 02:08 WIB
Tribun Jabar

TRIBUN-VIDEO.COM - Kolak merupakan kudapan manis bebuka puasa yang hadir di bulan Ramadhan.

Kolak menjuadi menu favorit berbuka puasa di bulan Ramadhan.

Tak hanya sekedar makanan berbuka puasa saja, kolak pun memiliki sejarah di balik kelezatannya itu.

Bahkan kolak juga memiliki makna dan filosifi dari namanya.

Untuk itu, di momen bulan Ramadhan 1440 H/2019 ini, jangan hanya sekedar makan kolak saja.

Sebagai umat Muslim yang menyukai menu kolak, perlu kamu tau sejarah dan maknanya.

Berikut sejarah dan makna kolak yang dirangkum Tribunjabar.id dari berbagai sumber.

Baca: 5 Inspirasi Takjil untuk Bisnis Selama Bulan Ramadhan

• Kolak Sehat untuk Buka Puasa

Sejarah Kolak

Dikutip Tribunjabar dari Bangkapos.com, kolak merupakan makanan yang digunakan untuk penyebaran agama Islam pada zaman dahulu.

Pada masa itu, masyarakat Jawa belum mengenal agama Islam dengan baik.

Sehingga para ulama mencoba berembuk dengan cara sederhana agar masyarakat dapat memahami agama Islam.

Cara mudah dan sederhana pada masa itu, akan lebih dipahami oleh masyarakat Indonesia yang berhubungan dengan makanan.

Oleh karena itu para ulama menggunakan Kolak sebagai media penyebaran Islam.

Nama "Kolak" tidak sembarangan dipilih. Nama tersebut memiliki makna.

Kolak berasal dari kata 'Khalik' yang artinya sang pencipta.

Baca: Cuma Muncul saat Ramadhan, Bongko Kopyor Jadi Takjil Favorit Masyarakat Gresik

• Bosan Takjil dengan Kolak Pisang atau Gorengan? Nih Coba 5 Menu Elegan Ini, Asalnya dari Luar Negeri

Hidangan yang berisikan pisang dan ubi tersebut, dinamakan Kolak karena bertujuan agar bisa mendekatkan pada sang pencipta.

Kolak awalnya hanya disajikan pada saat bulan Ruwah saja.

Kemudian sajian manis tersebut berlanjut hingga bulan Ramadhan.

Hingga saat ini, kolak menjadi menu takjil favorit masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat pulau Jawa.

Tak hanya namanya yang memiliki makna, namun bahan dasar pembuatan kolak ini memiliki makna.

Bahan dasar kolak terdiri dari pisang kapok dan ubi.

Pisang kapok dimaksudkan pada arti kata 'Kapok'. Hal tersebut bertujuan agar umat Muslim kapok atau bertaubat atas dosa yang pernah dilakukan.

Sedangkan ketela atau telo pendem diartikan sebagai mengubur segala kesalahan yang telah lalu.

Berbuka puasa dengan kolak diharapkan umat Muslim menjadi semakin dekat dengan sang Khalik.

Umat Muslim juga diharapkan memendam segala dosa serta kesalahan yang pernah diperbuat.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Sejarah Kolak, Kudapan Khas Ramadhan yang Punya Makna bagi Umat Muslim

# kolak # Ramadhan # puasa

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Tia Kristiena
Sumber: Tribun Jabar

Tags
   #kolak   #Ramadhan   #puasa

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved