Kamis, 16 April 2026

Belum Ada Lima Menit, Satu Persatu Penari yang Pentas di Depan Gubernur Ganjar Pingsan

Senin, 20 Agustus 2018 09:47 WIB
Tribun Jateng

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUN-VIDEO.COM,PEMALANG - Pembukaan Pesta Rakyat Jateng dalam rangka HUT ke-68 Provinsi Jawa Tengah di kompleks Pantai Widuri Pemalang berlangsung meriah, Sabtu (18/8/2018).

Namun di sela kemeriahan itu, sejumlah penari pengisi acara jatuh pingsan saat mementaskan Tari Selendang khas Pemalang di hadapan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, yang membuka acara.

Mereka memperagakan tarian usai Ganjar membuka acara Pesta Rakyat.

Ada puluhan penari yang merupakan siswa sekolah mulai tingkat SMP hingga SMA atau SMK di Pemalang.

Para siswi itu telah berdiri mengambil gerakan kuda-kuda untuk bersiap menari sesaat Ganjar merampungkan sambutannya.

Tampak kaki telanjang mereka bergemetar memijak panasnya aspal yang terpapar sinar matahari siang hari.

"Melasi kae sikile pada kepanasen (kasian itu kakinya kepanasan)," celetuk seorang warga yang menonton acara tersebut.

Musik pengiring menyala, gerakan tarian pun dimulai.

Baca: Kronologi 3 Pemuda Tewas dan Puluhan Lainnya Keracunan saat Pesta Miras Oplosan di Gresik

Belum ada lima menit, satu persatu beberapa dari mereka mulai roboh dan semaput.

Diduga para penari itu kelelahan dan tidak kuat karena telah menunggu beberapa jam menunggu acara mulai.

Petugas Satpol PP dan panitia pun dengan sigap membopong penari yang pingsan untuk dibawa ke pinggir.

Belum selesai, panitia diminta menghentikan musik tarian.

Setelah itu, banyak di antara mereka terduduk lemas, dengan napas kembang kempis.

Beberapa dari mereka meringis kesakitan karena sakit di bagian telapak kaki.

"Duhh sakit seperti melepuh kakinya. Panas," rengek Shelly (15) siswa kelas XI SMK Satya Pemalang.

Orangtuanya pun mengguyurkan air mineral yang ada di dalam botol ke arah kaki gadis tersebut.

Melihat kejadian tersebut, Gubernur Ganjar, menghampiri para penari tersebut. Ia meminta agar mereka dibawa ke tempat teduh yang tidak terpapar sinar matahari.

"Bawa mereka ke tempat teduh di pinggir sana. Panitia mana? Kasih mereka air," tegas Ganjar.

Beruntung, tidak sampai dibawa rumah sakit, para penari yang sudah berdandan dan berpakaian khas Jawa itu akhirnya sadar.(*)

TONTON JUGA:

Editor: Tri Hantoro
Sumber: Tribun Jateng

Tags
   #Ganjar Pranowo

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved