Sabtu, 11 April 2026

Terkini Nasional

Dikenal Dekat dengan Keluarga, Sang Ayah Ungkap Kejanggalan Dibalik Meninggalnya Briptu RF

Selasa, 28 Maret 2023 08:16 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - SEMARANG - Kematian Briptu RF, ajudan Kapolda Gorontalo Irjen Pol Helmy Santika, hingga kini masih misteri meski penyelidikan awal mengungkap bahwa Briptu RF meninggal lantaran mengakhiri hidupnya dengan senjata api di dalam mobil dinas.

Ayah Briptu RF, Muslih menyampaikan kejanggalan di balik kematian putranya itu.

Muslih diketahui juga adalah seorang polisi dan mantan penyidik.

Muslih menilai kematian Briptu RF janggal karena korban tidak memperlihatkan tanda-tanda mencurigakan sebelum ditemukan tewas di dalam mobil dinas.

"Saya sendiri mantan penyidik (polisi). Kalau kasus itu dinyatakan BD (bunuh diri) berarti berhenti, maka saya minta Kapolda (Gorontalo) untuk dilakukan penyelidikan agar jelas motifnya," kata Muslih dikutip Tribunjateng.com, Senin (27/3/2023).

Baca: Sebelum Tewas, Ajudan Kapolda Gorontalo Sempat Viceo Call Ibu, Sang Ayah Ragu Anaknya Akhiri Hidup

Muslih mengaku bisa menerima kematian Briptu RF bila memang penyebabnya karena bunuh diri.

Namun keluarga membutuhkan pembuktian fakta-fakta yang dapat diterima menurut akal sehat.

"Ibaratnya kalau ada hujan pasti ada mendung. Lha, ini nggak ada mendung kok tiba-tiba hujan," ujarnya.

"Itu yang kami pertanyakan sampai saat ini," kata Muslih.

Apalagi menurut Muslih, sebelum memasuki puasa ramadan, Briptu RF sempat melakukan panggilan video kepada ibunya.

Saat komunikasi terakhir itu, Briptu RF tidak menceritakan ada masalah yang tengah dihadapinya.

"Kabar terakhir nggak ada masalah apa-apa, terakhir kontak sebelum puasa. Video call dengan ibunya," ujar Muslih.

Muslih juga mengatakan sebagai orang tua, dirinya tidak pernah mengajarkan hal-hal negatif kepada anak-anaknya.

"Saya juga tidak pernah mendidik anak seperti itu."

"Kalau ada permasalahan juga tidak pernah sampai yang seperti ini."

"Cuma nggak tahu kalau di luar," kata Muslih.

Baca: Jenazah Briptu RF ajudan Kapolda Gorontalo Batal Diautopsi, Lantaran Pihak Keluarga

Muslih merasa kehilangan anaknya yang meninggal dunia secara tidak wajar.

"Merasa kehilangan karena selama ini tidak pernah sedikitpun mengeluh persoalan yang terjadi," ungkapnya.

Briptu RF dikenal sebagai seseorang yang pendiam dan dekat dengan keluarga.

"Orangnya pendiam dan baik juga."

"Kalau ada apa-apa juga ngomong sampai ada seperti ini kan saya heran," katanya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kejanggalan di Balik Kematian Briptu RF Diungkap Sang Ayah yang juga Mantan Penyidik & Janji Kapolda

# Briptu RF # ajudan # Kapolda Gorontalo # Irjen Pol Helmy Santika # kejanggalan # kematian # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved