Ramadhan 2023
Nabi Hud Diutus Jadi Penolong Kaum Ad Malah Diingkari, Dikira Hujan Ternyata Azab Allah yang Datang
TRIBUN-VIDEO.COM - Diriwayatkan, Nabi Hud adalah cucu dari nabi Nuh, dia berasal dari bangsa Arab, yakni suku Ad.
Suku Ad ini termasuk suku tertua di dunia yang memiliki peradaban maju di bukit Al Ahqaf.
Allah SWT memberi karunia kekuatan dan kekayaan yang lebih kepada kaum Ad lewat kemakmuran ladang pertanian dan ternak.
Namun kesejahteraan yang mereka dapatkan tak lantas membuatnya bersyukur kepada Allah SWT, sebaliknya mereka justru menjadi tampak lupa diri dan bahkan menyembah berhala buatan mereka sendiri.
Allah SWT lalu mengutus Nabi Hud untuk menyadarkan, memperbaiki akhlak dan memperingatkan kaumnya itu.
Nabi Hud mengajak orang-orang Ad untuk menyembah Allah Ta'ala dan menunjukkan bukti keesaan-Nya.
Nabi Hud hadir di tengah-tengah kaum Ad sebagai seorang penolong dan penyelamat atas kemaksiatan mereka, namun, cemooh dan celaanlah yang didapat.
Bahkan kaum Ad menganggap Hud menderita penyakit gila.
Buntut dari kesembongan mereka karena menentang Nabi Hud, maka Allah SWT memberikan peringatan berupa musibah kekeringan yang berkepanjangan.
Baca: Tragedi Pembunuhan Pertama di Dunia, Qabil-Habil, Anak Nabi Adam Bunuh Adik Hanya Karena Wanita
Keadaan menjadi kacau, Al Ahqaf yang subur hijau berubah menjadi kering tanpa persediaan air, pertanian gagal panen dan menyebabkan kelaparan.
Hal ini lalu dimanfaatkan lagi oleh Nabi Hud mengajak kaum Ad untuk menyembah Allah.
Namun, lagi-lagi, perkataan Nabi Hud tak dhiraukan oleh mereka, malah semakin kafir dengan menyembah berhala.
Keras kepalanya kaum ini membuat Allah SWT menunjukkan kuasanya dengan mendatangkan gumpalan awan hitam pekat.
Dikiranya akan datangnya hujan, kaun Ad bersorak sorai berharap kekeringan segera berakhir.
Baca: Kisah Nabi Nuh Dakwah Selama 3 Generasi Lamanya, Usia 480 Tahun Hanya Punya 80 Pengikut
Sesungguhnya awan itu bukanlah penanda hujan, melainkan angin kencang yang membawa azab bencana besar.
Dalam surat Al-Haqqah disebutkan, kaum Aad ditimpa oleh angin yang dingin dan kencang yang berputar membinasakan selama delapan hari tujuh malam.
Angin itu menghancurkan dan melenyapkan kaum Aad di muka bumi.
Mayat kaum Aad berserakan ditutup pasir-pasir.
Sementara itu, Nabi Hud beserta keluarga dan pengikut setianya berdiam diri di rumah dan tak sedikitpun merasakan bahaya dari angin topan.
Kisah perjalanan Nabi Hud dalam berdakwah tercantum dan diabadikan dalam surat Hud ayat 50 hingga ayat 54, surat Al-Mu’minun ayat 31 hingga ayat 41, dan surat Al-Haqqah ayat 6 hingga ayat 8.
(Tribun-Video.com/Delta)
# nabi Nuh# Arab # peradaban # kelaparan
Reporter: Isti Ira Kartika Sari
Video Production: Muhammad Adnan Hidayat
Sumber: Tribun Video
Internasional
China Jamin UEA di Selat Hormuz, Gelar Pertemuan untuk Perkuat Kerja Sama di Bidang Energi
Rabu, 15 April 2026
Berita Terkini
Arab Saudi Minta AS Setop Blokade Selat Hormuz, Takut Iran Gunakan "Kartu As Kedua"
Selasa, 14 April 2026
Konflik Timur Tengah
Iran Desak Kompensasi ke Negara Arab Diduga Terlibat Perang AS, di Antaranya Bahrain dan Arab Saudi
Selasa, 14 April 2026
Tribunnews Update
Iran Buat Arab Ketakutan! AS Diminta Setop Rencana Blokade Selat Hormuz, Takut Bab-al-Mandeb Ditutup
Selasa, 14 April 2026
Mancanegara
Arab Saudi Khawatir Iran Pakai 'Kartu As Kedua' seusai Trump Blokade Hormuz, Laut Merah Terancam!
Selasa, 14 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.