Selasa, 28 April 2026

Terkini Daerah

Lokasi Pasar Ramadan Pamusian Berpindah, Gorengan Lumpia & Risol Paling Diburu di Hari Pertama Puasa

Kamis, 23 Maret 2023 18:21 WIB
Tribun Kaltara

TRIBUN-VIDEO.COM – Tahun ini, Pasar Ramadan di Kelurahan Pamusian berpindah lokasi. Sebelumnya biasanya ditempatkan di halaman Kantor Pamusian, Ramadan tahun ini ditempatkan di belakang Taman Oval Markoni atau sekitar 50 meter dari lokasi sebelumnya.

Pantauan awak media, Kamis (23/3/2023) sore tadi sejak pukul 16.00 WITA, perlahan lokasi mulai dipadati. Berbagai macam takjil dijajakan di lokasi ini dan harganya rata-rata Rp 5000 tiga biji.

Salah seorang penjual takjil langganan yang ada di Pasar Ramadan Pamusian, Aisyah mengakui, ada kebijakan dari pihak kelurahan sehingga lokasi berjualan bergeser.

Namun lanjutnya tidak mengurangi kepadatan atau kunjungan warga Tarakan. Ia mengakui sudah membuka lapak sejak siang pukul 12.30 WITA dan hingga pukul 17.00 WITA, diperkirakan sudah ada 100 orang pembeli membeli di lapaknya.

“Alhamdulillah ramai di hari pertama walau tempat baru,” ungkap Aisyah.
Ia mengakui, meja yang disediakan semuanya gratis namun masih harus ada patungan untuk membayar sewa tenda selama satu bulan. Nominalnya sebesar Rp 200 ribu karena untuk membayar ongkos pasang dan ongkos pembongkaran tenda.

“Listrik belum ada arahan disuruh bayar. Ini sama teman. Tidak ada setor ke kelurahan tapi ke yang pasang tenda,” urainya.

Baca: Tips Cegah Dehidrasi saat Jalankan Puasa agar Terpenuhi, Simak Ulasan dr Gia Pratama

Adapun informasi Pasar Ramadan lanjutnya, dibantu dari pihak kelurahan fasilitasi. Ia mengakui setiap tahun berjualan di Pasar Ramadan Pamusian.

Aneka kue basah, dadar gulung, canti manis, gorengan dan lumpia dan risol dan rata-rata tiga Rp 5 ribu tidak ada perubahan dari tahun lalu. Ia mengakui, ia hanya menerima titipan orang-orang yang ingin dijualkan kuenya. “Jadi saya dititip teman, saya tidak ada modal, Cuma jasa menjual dan komisi per biji saya dapat Rp 300 ada juga Rp 500 per bungkusnya,” ungkap Aisyah.

Kemudian untuk yang dijual dalam kemasan mika ada untung diperoleh Rp 2000 ada juga di kisaran Rp 1000. Kemudian begitu juga bolu gulung, bolu kukus, lapis talam, onde-onde semua rata Rp 5 ribu tiga.

Baca: Jelang Buka Puasa Perdana di Ramadhan 2023, Warga Kabupaten Jayapura Serbu Sejumlah Jajanan Pasar

Ia hanya stanby berjualan. Aisyah mengakui, Ramadan di saat awal pandemic cukup berbeda karena tidak ada Pasar Ramadan. Dan baru tahun lalu dan tahun ini kembali diadakan.

“Saat corona kemarin sepi, tahun kemarin lumayan dan tahun ini, tahun lalu-lalunya gak dibuka. Ini sampai Magrib, tergantung yang belanja, saya kira juga sepi tapi ternyata banyak juga antusias orang,” paparnya.

Ia melanjutkan,secara total ia hanya mengelurkan uang jasa pemakaian dan pembongkaran tenda dan kemungkinan patungan membayar biaya listrik. Ia optimis bisa kembali modal.

“InsyaAllah kembali modal, pendapatan kemarin ada Rp 1,5 juta. Sehari cuma ratusan juta, tahun ini beda lagi, smoga saja habis semua,” tukasnya. (*)

# Lumpia  # Gorengan  # Risol # Puasa 

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribun Kaltara

Tags
   #lumpia   #gorengan   #risol   #puasa

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved