Lifestyle
Ketahui Jenis Perawatan yang Tepat selama Puasa Ramadhan, Berikut 4 Tips agar Kulit Tetap Glowing
TRIBUN-SHOPPNG.COM - Puasa Ramadhan yang mengharuskan kita tidak makan dan minum di siang hari bisa berdampak pada kondisi kulit.
Minimnya asupan cairan dan nutrisi memicu dehirasi kulit sehingga lebih kering, kusam, hingga bersisik.
Paparan sinar matahari yang berlimpah juga menjadi faktor negatif lain sehingga bisa memicu masalah kulit.
Menjaga kesehatan kulit selama puasa Ramadhan
Manal El Hage, pakar kecantikan di Dubai, mengatakan perawatan harus disesuaikan selama kita berpuasa agar kulit tetap glowing.
Baca: Rahasia Perawatan Kulit ala Bintang Hollywood agar Tampil Glowing dan Awet Muda di Usia 70 Tahun
Menurutnya, ada beberapa tips utama yang wajib kita aplikasikan di sela-sela kesibukan di Bulan Suci Ramadhan.
Berikut tipsnya.
1. Gunakan pembersih yang tepat
“Untuk memastikan kulit bersinar seperti bidadari selama Ramadhan, gunakan pembersih yang mengandung asam glikolat jika Anda memiliki kulit normal atau asam salisilat untuk kulit berminyak," ujarnya.
Eksfoliasi lembut setiap hari akan merangsang kulit sekaligus mengangkat sel kulit mati.
Hage juga menyarankan untuk menggunakan pembersih berbasis asam setiap hari untuk menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya.
2. Sesuaikan perawatan kulit selama Ramadhan
Dokter Hage menyarankan kita untuk mengubah produk perawatan kulit untuk menyesuaikan perubahan pola makan, jam tidur, atau cuaca selama Ramadhan.
"Pilih losion atau serum pelembap ringan agar kulit Anda bisa bernapas," tambahnya.
Baca: Tak Mau Kalah dari Ayu Ting Ting, Ayah Rozak Habiskan Rp 75 Juta Sekali Perawatan Kulit
Produk yang lebih ringan cenderung tidak menyumbat pori-pori seperti halnya pelembap dan minyak yang lebih berat.
Namun, jika kulit kita cenderung lebih kering, yang bisa semakin parah karena berpuasa, pilih losion dengan kandungan lebih berat.
Penggunaan AC cenderung menghilangkan kelembapan dari kulit, yang meningkatkan risiko dehidrasi saat puasa.
Hage mengatakan, penggunaan skincare berbahan oil sebelum tidur akan mencegah kulit dehidrasi saat tidur.
“Tambahkan setetes minyak almond dan alpukat ke krim malam Anda untuk menghindari hal ini terjadi," ujarnya berbagi.
3. Gunakan tabir surya
Sinar matahari mampu merusak produksi kolagen dan elastin kulit sehingga produk tabir surya dengan SPF yang sesuai amat penting.
"Berinvestasi dalam tabir surya spektrum luas untuk menghindari masalah pigmentasi dan kerusakan akibat sinar matahari."
Kita bisa memilih sunscreen nonkomedogenik agar kulit tidak akan tersumbat, tetapi tetap terlindungi dengan baik.
4 .Tetap Terhidrasi
Tidak minum di siang hari selama Ramadhan bukan berarti kulit kita tidak bisa terhidrasi.
Penggunaan produk yang tepat bisa sangat membantu misalnya asam hialuronat yang dapat menahan 1.000 kali beratnya dalam air sehingga sangat bagus untuk menjaga kulit tetap terhidrasi.
Baca: Menilik Produk Perawatan Kulit Wanita Terbaru The Body Shop, Gunakan Ekstrak Edelweiss
"Ceramide dalam asam yang ada di antara sel-sel kulit Anda membantu menutup penghalang kulit," jelas Manal El Hage.
Jangan hanya bergantung pada produk yang melembapkan karena efeknya bisa berbeda dengan kebutuhan hidrasi kulit.
"Bahan-bahan yang menghidrasi cukup menambahkan hidrasi — air — ke dalam kulit, sementara bahan-bahan pelembap memastikan hidrasi tetap terjaga di kulit dengan mencegah air menguap dari kulit Anda," urai Hage. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "6 Cara Mudah dan Efektif agar Kulit Glowing Selama Puasa Ramadhan"
# bahan perawatan kulit # perawatan kulit # puasa # glowing
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Kompas.com
HEALTHY TALK
HEALTHY TALK: Puasa Ramadhan bagi Pasien Penyakit Kronis: Apa yang Perlu Dipersiapkan?
Senin, 30 Maret 2026
Viral
NGERI! Anggota Linmas Dibacok Residivis Jelang Buka Puasa di Jatinangor , Korban Alami 19 Luka Jahit
Jumat, 20 Maret 2026
Tribunnews Update
Lebaran Idul Fitri Pemerintah & Muhammadiyah Beda, Menag: Mohon Toleransi kepada yang Masih Puasa
Kamis, 19 Maret 2026
Berbuka di Sungai Musi: Riwayat Pindang yang Menolak Punah di Balik Pijar Ampera
Rabu, 18 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.