TRIBUNNEWS UPDATE
Mahfud MD Singgung Korupsi Bendahara Parpol, Demokrat: Jangan Dipakai untuk Pengalihan Isu
TRIBUN-VIDEO.COM - Menko Polhukam Mahfud MD kembali mengungkit kasus korupsi yang dilakukan seorang mantan bendahara partai politik saat menjelaskan kasus tindak pidana pencucian uang, Sabtu (11/3).
Rupanya hal ini ditanggapi oleh Partai Demokrat.
Pihak Demokrat pun meminta agar Mahfud MD fokus pada pengungkapan kasus TPPU yang terjadi di lingkungan Kementerian Keuangan.
Dilansir Kompas.com, Minggu (12/3), Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menilai, fokus pengusutan kasus lebih penting ketimbang mengungkit kasus lama.
Herzaky pun meminta agar informasi transaksi mencurigakan senilai Rp 300 triliun segera diungkap.
Dikatakan olehnya, pengungkitan kasus lama tak boleh dilakukan untuk pengalihan isu.
"Jangan kemudian dipakai ke pengalihan isu. Jelaskan saja Rp 300 triliun transaksi mencurigakan di Kemenkeu," kata Herzaky kepada Kompas.com, Minggu (12/3/2023).
Herzaky lantas menduga masih banyak nama pejabat yang terlibat dalam kasus TPPU ini.
Menurutnya, kasus yang terungkap di lingkungan Kemenkeu ini sebagai sebuah kebobrokan.
Baca: Mahfud MD Tanggapi Kekayaan Rafael Capai RP 27 M di Deposit Box Rafael
Baca: Mahfud MD Blak-Blakan soal Detik-Detik PPATK Temukan Rp 37 Miliar di Save Deposit Box Rafael Alun
Sehingga ia meminta agar seluruh pihak yang terlibat untuk segera diusut tuntas dan tak ditutup-tutupi.
"Nama-namanya masih ada. Jangan malah mau disembunyikan dan menyinggung kasus belasan atau puluhan tahun lalu," tegas dia.
"Jangan ditutup-tutupi. Nanti masyarakat mikirnya ada yang buat deal-deal di belakang. Ayo, Pak Mahfud. Kemarin-kemarin bisa bantu bongkar kasus Sambo," ujar Herzaky.
"Mari dibongkar yang Rp 300 triliun di Kemenkeu ini maupun kasus-kasus lainnya terkait anak buah Sri Mulyani ini. Jangan malah dibawa ke mana-mana," pungkas dia.
Diberitakan sebelumnya, Mahfud MD mengungkit kasus pencucian uang yang dilakukan oleh eks bendahara sebuah parpol yang tak diusut lebih lanjut.
Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, Sabtu (11/3).
Mahfud pun menyayangkan dengan penanganan kasus yang tidak berlanjut itu.
Dikatakan olehnya, bendahara yang dimaksud adalah yang mendapatkan hukuman enam tahun penjara karena suap miliaran rupiah.
Ia mengaku heran karena kasus dibiarkan begitu saja sehingga menimbulkan kecurigaan.(TribunVideo.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahfud Ungkit Korupsi Bendahara Parpol, Demokrat: Jangan Pengalihan Isu, Fokus Transaksi Mencurigakan Rp 300 Triliun di Kemenkeu"
# Mahfud MD # korupsi # Partai Demokrat # Kemenkeu
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Sumber: Kompas.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Skandal Sertifikasi K3 Kemnaker, KPK Usut Dugaan Kasus Penyamaran Dana Korupsi Lewat Penukaran Valas
Kamis, 7 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Purbaya Tanggapi soal Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diduga Korupsi, Tunggu Bukti Jelas
Kamis, 7 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Budiman Sudjatmiko: Saya Tak Akan Diakui Anak Oleh Ibu Saya Lagi jika Saya Korupsi
Kamis, 7 Mei 2026
Tribunnews Update
ICW Desak KPK Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Sertifikasi Halal BGN, Kerugian Ditaksir Rp 49,5 M
Kamis, 7 Mei 2026
Tribunnews Update
Anak Riza Chalid Jalani Sidang Banding Kasus Minyak Pertamina, Saksi Beberkan Fakta Sewa Tangki OTM
Kamis, 7 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.