LIVE UPDATE
Putin Disemprot Partai Oposisi Rusia Perang di Ukraina Temui Jalan Buntu dan Didesak Segera Damai
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin dikritik keras oleh pihak oposisi dari Partai Demokrat Liberal Rusia.
Hal ini karena perang di Ukraina menemui jalan buntu.
Partai tersebut mendesak perdamaian dengan gencatan senjata.
Dikutip dari newsweek.com pada Sabtu (11/3/2023), Politisi dan pendiri Partai Demokrat Liberal Rusia Grigory Yavlinsky memberikan penjelasan.
Yavlinsky berujar pentingnya berdamai karena perang telag menewaskan ribuan orang.
Baca: Penasihat Presiden Zelensky Bocorkan Jadwal Serangan Balik ke Rusia, Bakhmut Jadi Prioritas Utama
Ia telah menyuarakan penentangannya terhadap keputusan Putin untuk menginvasi Ukraina sejak konflik dimulai Februari lalu.
Ia menggambarkan perang untuk bangsanya yang mirip dengan serangan nuklir yang dipaksakan sendiri.
Dilaporkan, lebih dari 1.000 orang Rusia telah terbunuh sehari sebelumnya.
Sehingga total kerugian Moskow sejak dimulainya invasi menjadi 154.830.
Baca: Amerika Serikat Coba Sita Boeing 737-7 JU Milik Rusia Senilai $25 Juta Imbas Sanksi Anti-Moskwa
Pendiri Partai Demokrat Liberal Rusia Grigory Yavlinsky yang telah dua kali mencalonkan diri melawan Putin dalam pemilihan presiden.
Disebutkan, terlepas dari apa yang disebut kemenangan, perang akan berakhir dengan "tumpukan mayat".
Ia menilai tidak ada yang akan memaafkan baik Putin maupun Rusia.
Politisi tersbeut juga menggambarkan konflik tersebut sebagai "kejahatan terhadap kemanusiaan".
Bahkan, akan mewakili lompatan besar ke depan menuju likuidasi Rusia sebagai sebuah negara di abad ke-21.
(Tribun-Video.com/ newsweek.com)
Artikel ini telah tayang di newsweek.com dengan judul "Putin Opposition Calls Ukraine War a 'Dead End,' Urges Peace"
# Rusia # Vladimir Putin # Ukraina
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Sumber Lain
Konflik Timur Tengah
Balas Dukungan Rusia-China, Iran Beri Hak Istimewa untuk Kapal-kapalnya saat Melintasi Selat Hormuz
3 hari lalu
Mancanegara
HADIAH ISTIMEWA IRAN UNTUK CHINA & RUSIA, Beri Perlakuan Khusus di Selat Hormuz
3 hari lalu
Tribunnews Update
Ekonomi Dunia Kacau! Blok Rusia Sebut Indonesia di Forum Eurasia, Paling Ditunggu untuk Kerjasama
3 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Beri Hadiah ke Rusia-China, Perlakuan Khusus di Selat Hormuz, Singgung Konsisten Dukung Teheran
4 hari lalu
Berita Terkini
Rusia Bereaksi Keras atas Rencana AS Tempatkan 5.000 Tentara Tambahan di Polandia
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.